Open Bidding Eselon II Diulang, Gubernur Banten dan Sekda Tidak Kompak

Ilustrasi. (Dok: Radarnonstop)Ilustrasi. (Dok: Radarnonstop)

SERANG, TitikNOL - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin, mengaku jika open bidding dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diulang kembali.

Kedua OPD itu di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Diketahui, Open Bidding dua OPD tersebut berbarengan dengan dua OPD lainnya, yaitu Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten.

Komarudin mengatakan, pengulangan tersebut atas permintaan tim Panitia Seleksi, karena dianggap tidak memenuhi standar kompetensi.

"BPBD sama perizinan tidak ketemu tiga besar, masing-masing hanya ketemu satu. Pansel meminta diulang dari nol, tidak memenuhi standar kompetensi," katanya kepada TitikNOL saat ditemui di gedung Bappeda Banten di KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (4/11/2019).

Statemen Jepala BKD diperkuat oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim. Gubernur mengatakan pengulangan open bidding di dua OPD tersebut karena tidak masuk kategori.

"Iya, tidak masuk ke kategori, ya enggak apa-apa, poinnya di bawah standar minimal," katanya saat ditemui di Bappeda Banten.

Pernyataan berbeda disampaikan Ketua Panitia Seleksi Open Bidding yang juga Sekretaris daerah Banten, Al Muktabar. Menurut Al Muktabar, pihaknya belum bisa menyimpulkan diulang atau tidak open bidding dua OPD tersebut, karena masih menunggu hasil konsultasi dari KASN.

"Perkembangan terakhir kita konsultasi ke KASN, proses sudah di sana, setelah dari sana nanti kita usulkan lagi. Pansel itu menghantarkan dengan kualifikasi yang sama, selanjutnya dipilih oleh pimpinan daerah. Kita belum menyimpulkan diulang atau tidak diulang, itu kan di
konsultasi ke KASN," katanya. (Lib/TN1)

Komentar