Pemprov Banten dan BGD Agendakan RUPS, Ganti Direksi?

Kantor PT BGD. (Dok:net)
Kantor PT BGD. (Dok:net)

SERANG, TitikNOL - PT Banten Global Development (BGD)‎ kembali menjadi buah bibir di tahun 2016 ini. Betapa tidak, Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten tersebut, Ricky Tampinongkol, ditangkap KPK karena kasus suap pemulusan penyertaan modal Bank Banten Desember 2015.

Kini, BGD tengah menatap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar pertengahan April mendatang. Lalu, apakah Gubernur Banten Rano Karno selaku pemegang saham akan merombak direksi?

Menilik lebih jauh, BGD memang memiliki riwayat yang bisa dibilang  penuh masalah. Akibatnya, perseroan terbatas yang dibentuk tahun 2009 kerap bergonta-ganti kepemimpinan.

Pada bulan Agustus 2014 lalu, Gubernur Banten Rano Karno yang pada saat itu masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur memecat seluruh jajaran direksi PT BGD, salah satunya adalah Dirut PT BGD Sholeh MT yang merupakan mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Banten. Hal tersebut sebagai buntut adanya temuan BPK atas penyertaan modal pertama (untuk Bank Banten) sebesar Rp314,60 miliar.

Selanjutnya, Rano menunjuk Wawan Zulmawan sebagai Dirut PT BGD dan Iman Kusnandi sebagai Direktur Pengembangan Bisnis PT BGD. Namun, baru beberapa bulan menduduki jabatan direksi PT BGD kedua orang tersebut mengundurkan diri dari PT BGD. Diduga hal itu terkait banyaknya tekanan dari berbagai pihak.

Rano selanjutnya memecat Komisaris Utama PT BGD Hilman Nitiamidjaja, yang juga mantan Sekda Banten dan menunjuk mantan Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkarnaen sebagai gantinya, serta menunjuk mantan Plt Sekda Banten Asmudji juga sebagai komisaris.

Pertengahan 2015, Rano kemudian menunjuk Ricky Tampinongkol ‎sebagai Dirut BGD dan Franklin Paul Nelwan sebagai Direktur Operasional. Namun, enam bulan kemudian Ricky ditangkap KPK karena kasus suap Bank Banten terhadap dua anggota DPRD Banten yakni Hartono dan FL Tri Satya. Sepeninggalan Ricky, BGD saat ini dipimpin Franklin.

Gubernur Banten Rano Karno ditemui Rabu (30/3/2016), masih merahasiakan apakah akan ada perombakan direksi BGD atau tidak.

"Oh iya, RUPS pertengahan April. Soal itu (perombakan) nanti kita lihat, kepentingannya seperti apa," ujar Rano, di Pendopo Gubernur KP3B, Kota Serang.

Direktur PT BGD Franklin Paul Nelwan ditemui di lokasi yang sama mengatakan, pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada pemegang saham.

"Saya tidak tahu apakah ada pergantian. Kalau itu kewenangannya ke pemegang saham, kita ikut saja," kata Franklin. (Kuk/red)

TAG pt bgd
Komentar
Tag Terkait