Sabtu, 5 April 2025

18 Imigran Gelap Ternyata Kabur dari Penjara di Vietnam

Sejumlah imigran gelap asal Vietnam saat sedang beristirahat di Kantor Imigrasi Serang. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah imigran gelap asal Vietnam saat sedang beristirahat di Kantor Imigrasi Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL – Ke-18 imigran gelap asal Vietnam yang diamankan di Kampung Cibanua, Kelurahan Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang pada Sabtu (11/2/107) dini hari tadi, ternyata kabur dari penjara di Negara asalnya.

Saat ini, para pencari suaka ini sudah diamankan di kantor Imigrasi Klas 1 Serang sebagai tempat penampungan sementara, sambil menunggu konfirmasi dari kedutaan besa Vietnam.

Dikatakan Kepala Imigrasi Klas 1 Serang Timbul Pardede, para imigran gelap itu kabur dari penjara Vietnam di Kota Vung Tau.

"Yang ini informasinya karena dikembalikan oleh pemerintah Australia lalu dipenjarakan tiga tahun lalu, ada kesempatan kabur, mereka kabur dan ini statusnya kabur dari penjara," kata Timbul ditemui di Kantor Imigrasi, Sabtu (11/2/2017) siang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, 18 imigran gelap ini terdiri dari tiga keluarga yang semuanya berkaitan dan berencana akan mencari kehidupan lebih baik di Australia.

"Dari Vietnam ke Australia, mencari kehidupan lebih baik, informasinya kan agak susah penerjemahnya, kebetulan ada telepon dari Australia warga negara Vietnam yang sudah 30 Tahun di Australia," lanjutnya.

Pardede melanjutkan, rencana awal sebelum diamankan, sudah ada pihak yang akan menjemput para imigran ini. "Di sana sudah ada pengacara donatur dan sponsor yang siap menjemput. Jadi kalau mereka tidak terdampar karena cuaca, mereka sudah ada yang menyambut," ungkapnya.

"Kita sudah coba komunikasi dengan kedubes Vietnam hari senin akan ada kabar. Sementara ini, tidak ada dokumen yang ditemukan, karena ilegal berarti kategorinya ilegal dulu," lanjutnya.

Sementara saat ditanya mengenai tindakan yang akan dilakukan kepada para imigran, Pardede mengaku masih menunggu informasi dari kedubes Vietnam apakah akan dijemput atau diantarkan.

"Kita masih tunggu kabar dari pimpinan, apakah diantarakan atau dijemput oleh pihak kedubes Vietnam," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar