Banten Bersih Korupsi. Rano: Jangan Ulang Kembali Kesalahan Sama

Gubernur Banten, Rano Karno. (Dok: tempo)
Gubernur Banten, Rano Karno. (Dok: tempo)

SERANG, TitikNOL – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Banten, muncul permintaan dari tokoh pendiri Banten Mukhtar Mandala agar Banten bersih dari korupsi. Hal ini direspons Gubernur Banten Rano Karno, ia mengajak masyarakat Banten untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

Rano mengaku sudah menemukan titik pelik persoalan korupsi yang kerap terjadi di tubuh pemerintahan Provinsi Banten. Hal tersebut tidak akan menimbulkan kesalahan yang sama di masa lalu.

“Kita enggak usah mengulang kesalahan yang sama. Kita tahu lah dimana titik persoalannya. Kita perbaiki, dan Alhamdulillah pelan pelan kita bisa,” kata Rano di DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (4/10/2016).

Ia mengatakan, jika saat ini pemerintah Provinsi Banten tengah perlahan-lahan berbenah untuk Banten. Salah satunya dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Perlahan kita berupaya melakukan pembenahan dengan melibatkan KPK dalam pendampingan dan rencana kerja. Kita dapat predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian) karena sudah ada pembenahan di bidang perencanaan. Selain itu, juga ada pembenahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi,” katanya.

Kendati demikian, Rano sangat mengapresiasi niat baik dari tokoh pendiri Banten. Hal tersebut bisa memberikan pencerahan untuk seluruh pemerintahan daerah di Banten untuk bebas dari korupsi.

"Kita sangat apresiasi kepada tokoh masyarakat yang berharap Banten bebas dari korupsi. Artinya ada harapan orang tua kita yang juga pendiri Provinsi Banten, dimana kita harus kembali pada tujuan awal pendirian Banten,” pungkasnya. (Meghat/quy)

Komentar