Gelar Baksos, Dompet Dhuafa Fasilitasi 100 Pasien Operasi Katarak Gratis

Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang digelar Dompet Dhuafa bekerja sama dengan PT Rumah Sehat Terpadu Serang. (Foto: TitikNOL)
Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang digelar Dompet Dhuafa bekerja sama dengan PT Rumah Sehat Terpadu Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Gelar Bakti Sosial (Baksos), Dompet Dhuafa gratiskan pembiayaan 100 pasien Operasi katarak bagi masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan sosial ini terselenggara atas kerjasama PT Rumah Sehat Terpadu Serang melalui Dompet Dhuafa Medika dan Yayasan Islah Bin Ahmad dari Timur Tengah.

Direktur Utama PT Rumah Sehat Terpadu Serang Muhtaruddin mengatakan, kegiatan baksos ini diikuti oleh 100 pasien penderita katarak.

Menurutnya, operasi katarak tidak dipungut biaya sepeser pun bagi masyarakat miskin dan dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan atau Desa.

"Peserta dibuka untuk se-Banten, tadi juga ada yang dari Pandeglang, Lebak, Tanggerang ada beberapa, Cilegon ada juga. Verifikasi syarat untuk pengobatan gratis Kriteria dhuafa, penerima raskin, SKTM atau memiliki rumah yang tidak layak," katanya saat ditemui di RS Achmad Wardi, Selasa (24/9/2019).

Pelaksanaan operasi katarak akan dilakukan oleh empat Dokter. Ia menuturkan, kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi penderita katarak di Banten dan membantu penderita katarak agar dapat melihat kembali dengan jelas.

Tak hanya sampai di sini, lanjut Erik, dalam waktu yang dekat pihaknya pun akan membuka Retina Center khusus masyarakat penderita retina dan Bank Mata. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam segi indra penglihatan.

"Dalam waktu dekat kami akan buka retina center dan Bank Mata, banyak orang yang mau donor mata. Dari fatwa MUI juga sudah dibolehkan yang masih hidup dan sudah meninggal boleh donor, tapi tanpa syarat perekonomian atau gratis," ujarnya.

Sementara itu, salah satu penderita katarak Salim (65) mengaku sudah dua tahun mata sebelah kirinya tidak dapat melihat dengan jelas. Dirinya berharap, dengan adanya bantuan operasi katarak secara gratis ini dapat kembali memulihkan penglihatannya agar bisa membaca Alquran dengan jelas.

"Udah 2 tahun ngeliat itu ngeblur. Iya alhamdulillah gratis, semoga bisa liat dengan jelas supaya ngaji, biar bacanya itu benar," katanya secara singkat. (Son/TN1)

Komentar