Sabtu, 5 April 2025

Ini Tiga kampung di Lebak yang Dikunjungi Presiden Jokowi Hari Ini

Suasana di Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto:TitikNOL)
Suasana di Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto:TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Ribuan paket Sembako akan dibawa oleh rombongan presiden Joko Widodo berserta Ibu Iriana Joko Widodo pada kunjungan ke Kabupaten Lebak, Senin (4/6/2016) hari ini.

Ribuan paket Sembako akan dibagikan kepada warga ditiga kampung di Lebak yakni, di Kampung Salahaur RT/RW 01/10, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kampung Kongsen RT/RW : 01/
10, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung dan Kampung Ranca Garut, Desa. Sangiang Tanjung Kecamatan Kalanganyar.

Setelah mendapat informasi rencana kedatangan orang nomor satu di Indonesia ke Kabupaten Lebak, dua hari sebelumnya TitikNOL mendatangi salah satu perkampungan yakni Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar yang akan dikunjungi Presiden Jokowi.

Kampung Ranca Garut berada tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Lebak hanya sekira 3 Kilometer ke arah timur, waktu tempuh untuk sampai ke kampung tersebut dari Alun-alun Rangkasbitung hanya sekira 25 menit.

Jalan terdekat untuk sampai ke kampung RancaGarut dapat melalui jalan Desa Cirende ke arah Pondok Pesantren Darul Naim.

Karena, Kampung Ranca Garut Desa Sangiang Tanjung berbatasan langsung dengan Kampung Cirende dengan hanya dipisahkan oleh aliran sungai besar, namun dapat dilalui sebab sudah terbangun jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Ranca Garut dan Kampung Cirende.

Menurut Sahroni, Ketua RT 01 RW 03 Kampung Ranca Garut saat ditemui TitikNOL menuturkan, jumlah Kepala Keluarga ditiga RT di wilayahnya tersebut terdapat 175 Kepala Keluaraga.

Dengan rincian lanjut Sahroni, Jumlah Kepala Keluaraga (KK) di RT.01/03 sebanyak 50 KK. Sementara untuk di wilayah RT02/03 terdapat sekira 75 KK dan di wilayah RT 03/03 terdapat sekira 50 Kepala Keluarga (KK).

"Warga kami di Kampung Ranca Garut ini kebanyakan bekerja sebagai buruh tani, sadap karet dan tani di sawah," ujar Sahroni saat berbincang dengan TitikNOL.

Untuk pergi ke sekolah, kata Sahroni anak-anak di Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung harus menyebrangi jembatan gantung.

"Kalau pondok pesantren Salafiah ada di kampung ini (Ranca Garut), kebetulan ada ponpes salafi pimpimpinan Abah Uding. Tapi kalau anak-anak pergi ke sekolah harus menyebrang ke kampung tetangga seperti di kampung Cirende," bebernya.

"Alhamdulilah kalau benar bapak Presiden Jokowi mau datang ke kampung kami, warga pasti sangat senang," ujar Sahroni menambahkan. (Gun/red)

Komentar