Meresahkan Warga, Damkar Evakuasi 2 Sarang Lebah

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang saat evakuasi sarang lebah. (Foto: TitikNOL)
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang saat evakuasi sarang lebah. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang mengevakuasi dua sarang lebah yang mengganggu aktivitas dan meresahkan warga.

Salah satu petugas Damkar Kota Serang Dady Komaryadi mengatakan, ada dua sarang lebah yang berhasil dievakuasi. Pertama di Lingkungan Cimuncang dan yang kedua di Gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang.

"Ini evakuasi yang kedua, yang pertama tadi di Cimuncang lumayan besar, setelah itu kesini (Disdukcapil)," katanya saat ditemui di Disdukcapil, Rabu, (08/01/2020).

Menurutnya, sarang lebah ini semakin hari kian membesar. Warga pun melaporkan hal tersebut melalui Serang siaga 112 karena khawatir akan menimbulkan korban.

"Umumnya sih ada korban dulu baru laporan, kalau di Disdukcapil nggak ada korban, tapi di Cimuncang katanya ada yang kesengat. karena warga ngeluh ada korban baru dievakuasi. yang berbahaya itu tawon vespa atau tawon ndas kalau orang sini mah," ujarnya.

Ia menyebutkan, sudah ada beberap kasus di Kota Serang yang sudah tersengat lebah. Bahkan menurutnya, pernah ada satu warga yang di rawat di Rumah Sakit (RS) akibat sengatan lebah.

"Iya laporan dari warga. Ini jenis tawon kalau orang sini nyebutnya nyiruan gitu. Kalau tawon ndas itu suka menyengat dan membahayakan warga. Sering, di terminal Pakupatan pernah, Kepandean, Shafira," tukasnya. (Son/ TN1)

Komentar