Pemprov Banten dan FKPT Gandeng Pokja Wartawan Provinsi Cegah Radikalisme

Suasana diskusi pencegahan terorisme Pemerintah Provinsi Banten dan FKPT Banten bersama Pokja Wartawan Harian Provinsi Banten di Hotel Ledian, Kota Serang, Senin (19/6/2017). (Foto: TitikNOL)
Suasana diskusi pencegahan terorisme Pemerintah Provinsi Banten dan FKPT Banten bersama Pokja Wartawan Harian Provinsi Banten di Hotel Ledian, Kota Serang, Senin (19/6/2017). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pemerintah Provinsi Banten dan Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten, menggelar diskusi tentang pencegahan terorisme, bersama Pokja Wartawan Harian Provinsi Banten di Hotel Ledian, Kota Serang, Senin (19/6/2017).

Diskusi itu dihadiri oleh pemateri dari Sekjen FKPT Banten Amas Tajudin dan Kepala Badan Kesbangpol Banten Roesdjiman serta puluhan wartawan di Provinsi Banten.

Dalam paparannya, Amas Tajudin mengungkap soal peran media dalam mensosialiasikan pencegahan terorisme dan radikalisme. Maka itu, perlu ada sinergitas antara media dengan pemerintah.

"Kalau kita lihat beberapa perisitiwa yang terjadi di Banten dari mulai bom mariot sampai bom kampung melayu ini selalu saja Banten. Tentu ini juga kita ketahui berkat informasi dari teman-teman media," ungkapnya.

"Penggeledahan di perumahan Graha Asri kita ketahui dari media dan lagi ini di Banten, tentu sangat penting peran media dalam pencegahan terorisme maupun radikalisme," sambungnya.

Sementara itu, Roesdjiman mengatakan ke depannya, media harus dilibatkan dalam sosialiasi pencegahan harus dilibatkan.

"Sangat penting temen-temen media ini baik yang di provinsi pokja wartawannya maupun seluruh temen media," katanya.

Maka itu perlu ada sinergitas dalam mensosialiasikan pencegahan terorisme dan radikalisme di Banten.

"Dengan diskusi ini kita sangat senang tmen-tmen media bisa bergabung dan bersama mensosialisasikan terorisme dan radikalisme," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar