Ratusan Penyelam Lakukan Tanam Terumbu Karang di Pulau Sangiang

Proses transplantasi terumbu karang di Perairan Pulau Sangiang. (Foto: TitikNOL)Proses transplantasi terumbu karang di Perairan Pulau Sangiang. (Foto: TitikNOL)

BANTEN, TitikNOL - Ratusan penyelam dari berbagai instansi, melakukan aksi tanam dan tranplantasi terumbu karang di dasar laut Pulau Sangiang, Kabupaten Serang. Penanaman itu untuk menyelamatkan ekosistem laut di Selat Sunda.

Ratusan penyelam dikerahkan dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Ditpolairuda Polda Banten, Basarnas Banten dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Cilegon. Penanaman terumbu karang dilakukan setelah melakukan survei bawah laut.

Hasilnya, banyak terumbu karang rusak di dasar laut Pulau Sangiang. Untuk menanggulangi kerusakan itu, ratusan penyelam berinisiatif untuk menanam terumbu karang.

"Kita bersama ratusan penyelam melakukan penanaman terumbu karang, setelah kita survei banyak terumbu karang yang rusak," kata Komandan Lanal Banten Lektol Laut (P) Golkariansyah kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Kerusakan terumbu karang yang terjadi di Pulau Sangiang belum diketahui penyebabnya. Yang pasti, kata dia, Lanal Banten banyak mendapati terumbu karang yang rusak.

"Kita belum bisa memastikan (penyebab kerusakan) setelah kita survei banyak memang terumbu karang yang rusak. Atas keprihatinan itu kita berinisiatif untuk menanam terumbu karang," ungkapnya.

Meski hanya 50 terumbu karang yang di transplantasi, Lanal Banten berharap langkah kecil ini sebagai upaya penyelamatan ekosistem laut.

Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim mengatakan, trasplantasi terumbu karang ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi alam bawah laut. Karena dengan kondisi terumbu karang yang mulai banyak mengalami kerusakan dapat menganggu ekosistem lainnya.

"Transplantasi ini tujuannya untuk merehabilitasi terumbu karang yang rusak. Kalau ini rusak tentunya menggangu biota laut lainnya," ujarnya. (Ardi/TN1).

Komentar