LEBAK, TitikNOL – Gugum Gumelar (19) seorang pemuda warga Kampung Sukasari, RT 02/RW 04, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, babak belur dikeroyok sekelompok pelajar SMP yang tengah konvoi dengan sepeda motor untuk merayakan kelulusan sekolah.
Informasi yang didapat TitikNOL, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (20/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB, di Kampung Cimandiri, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan.
Para pelaku berjumlah sekitar enam orang dan berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Para pelaku belum diketahui identitasnya. Saat ini Kepolisian Sektor (Polsek) Panggarangan masih melakukan penyelidikan.
Aipda Harris Manalu, Kanit Reskrim Polsek Panggarangan Polres Lebak saat dihubungi melalui pesan WhatsAppnya, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan terhadap korban bernama Gugum Gumelar.
Menurut Harris, korban mengalami penganiayaan oleh enam orang terduga pelaku dengan menggunakan dua sepeda motor berboncengan. Korban dianiaya dengan cara menggunakan senjata tajam berupa cerulit, kayu bambu dan tangan kosong.
"Korban mengalami luka sobek di rusuk kiri, kepala dan luka lecet di sekitar badan. Korban sempat diselamatkan oleh warga ke puskesmas Panggarangan dan kemudian melapor ke kantor Polsek," ujar Kanit Reskrim Polsek Panggarangan ini.
Harris menuturkan, penganiayaan itu terjadi gara-gara korban digeber-geber oleh konvoi sepeda motor para terduga pelaku dan saat itu korban turun dan menghentikan para terduga pelaku untuk menanyakan apa maksudnya.
"Dalam konvoi tidak semua pelajar, ada yang bukan pelajar yang ikut konvoi juga," imbuh Harris.
Harris menyebut, kasus penganiayaan itu saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Panggarangan. (Gun/TN1)