Jika Terpilih, Ini Janji Bakal Calon Wakil Wali kota Cilegon dari PKS

Bakal Calon Wakil Wali kota Cilegon, Sanuji Pentamarta didampingi Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)
Bakal Calon Wakil Wali kota Cilegon, Sanuji Pentamarta didampingi Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Bakal Calon (Balon) Wakil Wali kota dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon Sanuji Pentamarta, berjanji tidak akan memperkaya diri jika ia terpilih.

Sanuji Pentamarta yang merupakan Ketua DPW PKS Banten itu, kini telah resmi ditunjuk partainya untuk mendampingi Helldy Agustian yang diusung Partai Berkarya untuk Pemilihan Wali kota (Pilwakot) Cilegon 2020.

Koalisi PKS dan Berkarya yang mengusung pasangan Helldy Agustian - Sanuji Pentamarta tersebut sudah memenuhi minimal syarat dukungan yakni 8 kursi.

Sanuji mengungkapkan, setelah terbentuknya koalisi Berkarya-PKS, Ia langsung terjun ke masyarakat. Ia pun berkomintmen tidak akan memperkaya diri.

“Saya tidak akan memperkaya diri ketika terpilih menjadi Wakil Wali kota mendampingi Pak Helldy, itu komitmen saya kepada masyarakat Cilegon," kata Sanuji saat berkunjung ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Selasa (19/5/2020).

Dikatakan Sanuji, ketika terpilih Ia juga akan berkomitmen membantu Helldy. Menurutnya, posisi Wakil Wali kota untuk bisa membantu Wali kota meraih kesuksesan.

“Sukses Wali kota tentu tidak lepas dari Wakilnya, makanya saya komitmen akan membantu Wali kota ketika terpilih jadi wakil. Tidak akan ada perpecahan, saat ini banyak kepala daerah dan wakilnya baru jalan setahun sudah pecah kongsi,” tegas Sanuji.

Sanuji menambahkan, saat ini ia sudah mulai bergerak ke masyarakat untuk menampung keluhan serta melakukan advokasi masyarakat.

“Supaya lebih dekat ke masyarakat, saya siap berumah di Cilegon, setelah Lebaran nanti mudah-mudahan bisa tinggal di Cilegon,” ujarnya.

Sanuji mengungkapkan, ada empat isu strategis yang dianggapnya akan dituangkan ke dalam visi misinya. Empat isu tersebut yaitu ketenagakerjaan, pendidikan, korupsi dan lingkungan hidup.

“Empat itu itu yang menjadi fokus kita. Isu ketenagakerjaan menjadi yang paling utama untuk kita dorong jadi visi misi,” jelasnya. (Ardi/TN1).

Komentar