Politisi Senior Golkar Ambil Formulir Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Cilegon di NasDem

Tim pemenangan Iye Iman Rohiman saat mengambil formulir penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di DPD Partai NasDem Cilegon. (Foto: TitikNOL)Tim pemenangan Iye Iman Rohiman saat mengambil formulir penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di DPD Partai NasDem Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Setelah sebelumnya Ketua DPC PDIP Cilegon, Reno Yanuar mengambil formulir penjaringan, kini giliran tim pemenangan Iye Iman Rohiman yang mengambil formulir penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke Sekretariat DPD NasDem Cilegon, di Komplek Perumahaan Bumi Rakata Asri, Ciwedus, Kota Cilegon.

Iye Iman Rohiman yang merupakan politisi senior Golkar Cilegon itu mengutus tim pememangannya yakni Agus Fauzi, saat mengambil formulir penjaringan.

Kedatangan tim pemenangan Iye Iman Rohiman tersebut disambut Ketua Bappilu DPD NasDem Cilegon, Ahmad Efendi.

"Kedatangan kami yang didelegasikan oleh Pak Haji Iye untuk mengambil formulir, itu yang pertama. Kemudian kedatangan kami ke partai NasDem juga paling tidak ingin mengetahui minimal rohnya partai NasDem sejalan atau tidak," ungkap Agus Fauzi kepada wartawan di Sekretariat DPD NasDem Cilegon, Rabu (2/10/2019).

Munculnya nama Iye Iman Rohiman yang merupakan kader Golkar di penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota DPD Partai NasDem Cilegon, sangat mengejutkan semua pihak.

Pasalnya, DPD II Golkar Cilegon sudah dipastikan akan mengusung Ratu Ati Marliati dalam Pilkada 2020 mendatang.

Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas yang dikonfirmasi terkait langkah Iye Iman Rohiman mengatakan, sejauh ini Iye Iman Rohiman masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.

"Sepengetahuan saya, Pak Haji Iye belum pernah menyatakan mundur dari Partai Golkar. Artinya beliau masih kader Partai Golkar," ungkapnya.

Langkah Iye Iman Rohiman mengambil formulir dalam penjaringan Partai Nasdem, lanjut Sutisna, adalah langkah pribadi yang tidak ada kaitannya dengan Golkar.

"Soal itu (mengikuti penjaringan Nasdem - red) Pak Iye kan sebagai pribadi, bukan atas nama partai. Dan itu sah-sah saja sejauh tidak membawa-bawa Golkar," tuturnya. (Ardi/TN1).

Komentar