SERANG, TitikNOL - Umat islam sebentar lagi akan menjalankan ibadah puasa 1442 hijriah. Pemerintah Pusat memutuskan pertama ramadan pada tanggal 13 April 2021.
Menghadapai itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Serang untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan bulan suci ramadan. Agar pelaksanakan ibadah puasa berjalan dengan baik.
"Dan kami berharap masyarakat mengikuti aturan yang berlaku untuk menjaga kondusifitas ramadan. Kemudian terutama para pedagang nasi yang setiap tahun kami larang dari pagi sampai jam 4 sore. Intinya masyarakat harus mengikuti pemerintah," katanya, Senin (12/4/2021).
Pria yang kerap disapa Kang Syaf itu berpesan kepada organisasi masyarakat (ormas) yang ada di Kota Serang, untuk turut andil menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka menjalankan ibadah puasa.
"Sementara kegiatan-kegiatan ormas di bulan ramadan ini. Kami tidak melarang, akan tetapi bisa menjaga keamanan dan ketertiban dan saling menghargai dalam rangka menjalankan ibadah puasa," ucapnya.
Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin menambahkan, Pemkot Serang tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Kendati, tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.
"Shalat tarawih boleh, karena dosa (kalau dilarang). Pemkot Serang tidak melarang shalat tarawih. Tapi tentu harus mengedepankan keselamat umat juga. Physical distancing dipakai, toh terawih itu jemaahnya lingkungannya itu-itu juga. Terawih nggak kumpul-kumpul kok, nggak masalah masih sehat-sehat kok," tambahnya.
Orang nomor dua di Kota Serang itu mengaku akan mengadakan kunjungan tarawih (tarjung) untuk mengawasi pelaksanaan shalat tarawih. Hal itu bertujuan agar standar protokol kesehatan benar-benar dijalankan.
"Kita ada tarjung dan selalu mengedepankan protokol kesehatan. Pengawasan teknis pasti ke sana (masjid)," paparnya.
Bahkan sejauh ini, Pemkot Serang telah melakukan vaksinasi kepada imam masjid di Kota Serang agar imunitas tubuhnya meningkat.
"Imam sudah (divaksin). Kalau ada yang belum saya menghimbau agar imamnya divaksin. Yang penting sehat jaga protokol semuanya," tukasnya. (ADV)