Kemkominfo Temukan 2 Hoax Soal Bencana

Ilustrasi. (Dok: Manadopost)Ilustrasi. (Dok: Manadopost)

TitikNOL - Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan dua hoaks terkait bencana yang disebarkan melalui media sosial dan pesan pendek. Hoaks yang menyebar di tengah duka bencana Tsunami di Selat Sunda itu mengenai alat deteksi letusan gunung dan bencana akhir tahun.

Hasil penelusuran Direktorat Pengendalian Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo terdapat informasi menyesatkan terkait alat deteksi letusan gunung usai peristiwa Tsunami menerjang Selat Sunda.

Dalam temuan Kemkominfo, beredar konten di media sosial yang menampilkan sebuah alat di Desa Selat Duda yang disebut dapat mendeteksi letusan gunung dalam kurun waktu 2 jam sebelum meletus.

"Konten itu dibantah Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho," kata Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/12).

Kata Ferdinandus, Sutopo sudah menyatakan alat tersebut merupakan sirine untuk memberi peringatan dini saat ada bahaya dari letusan Gunung Agung dan tidak dapat digunakan untuk mendeteksi letusan gunung. Cara kerja alat itu mirip dengan sirine tsunami, namun alat ini dapat dibawa ke mana saja.

Kemudian hoaks pesan pendek soal peringatan bencana akhir tahun. Dari temuan pihaknya, lanjut Ferdinandus, beredar SMS dari nomor +6281803016426 yang menyampaikan agar warga Indonesia berjaga-jaga mulai tanggal 21 sampai akhir bulan Desember 2018 karena akan terjadi bencana. Dalam pesannya, pengirim mengakui pesan itu disampaikan anggota BMKG.

"Hal tersebut langsung dibantah BMKG dengan menyatakan pesan tersebut adalah hoaks," ucapnya.

Melalui Twitter resmi, kata Ferdinandus, BMKG menyebutkan pesan tersebut dikirimkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Warga dipersilahkan melanjutkan aktivitasnya seperti biasa sambil tetap mengecek informasi cuaca selama libur Natal dan Tahun Baru.

Atas dasar ini, Kemkominfo juga mengimbau agar pengguna internet dan media sosial tidak menyebarkan hoaks atau informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jika ditemukan informasi yang tidak benar dapat segera melaporkan ke aduankonten.id atau lewat akun twitter @aduankonten.

Berita ini telah tayang di cnnindonesia.com, dengan judul: Tsunami Selat Sunda, Kemkominfo Temukan 2 Hoaks soal Bencana

Komentar