Bicara Sejarah Hoax Timbulkan Perang, Kapolda: Indonesia Jangan Sampai

suasana sosialisasi pembinaam sadar hukum dalam bermedia sosial di aula kemenag provinsi banten. (Foto: TitikNOL)
suasana sosialisasi pembinaam sadar hukum dalam bermedia sosial di aula kemenag provinsi banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Menjadi pemateri dalam kegiatan Pembinaan Sadar Hukum Dalam Bermedia Sosial di Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo ceritakan sejarah hoax dapat menimbulkan perang.

Kapolda Banten pun menjelaskan hoax pernah diterapkan pada masa lampau yang telah terukir dalam sejarah terjadinya perang antara Polandia dengan German karena hoax, yang pada saat itu digunakan oleh Nazi.

"Apa sih yang dimaksud dengan hoax?, hoax pertama kali muncul pada jaman Hitler, bagaiman lewat nazi informasi yang bohong atau tidak benar pada saat itu disampaikan," kata Kapolda dalam penyampaian materinya, Selasa (13/3/2010).

Saat itu, lanjut Kapolda karena berita bohong soal Polandia menyerang German terus berulang disampaikan hingga akhirnya masyarakat menganggap bahwa itu kebenaran.

"Padahal German yang menyerang Polandia sehingga terjadi perang dunia ke dua. Nah ini sejarah hoax yang pernah diterapkan sejak dulu," lanjutnya.

Kapolda pun berharap negara Indonesia bisa mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan positif, sehingga tidak akan menimbulkan perpecahan akibat informasi bohong.

"Indonesia pengguna terbesar ke lima di dunia, masalah medsos Indonesia engga kalah. Dari data 2017, 142 juta yang aktif menggunakan Internet banyak pengguna Facebook dan instagram paling tinggi," ungkapnya.

Maka itu, dengan perkembangan teknologi masyarakat Indonesia harus bisa lebih bijak dalam menyikapi informasi, tidak langsung terprovokasi. "Manakala ini dilakukan positif maka hasilnya akan positif, manakala dilakukan negatif, negara ini akan mudah runtuh," tegasnya. (Gat/TN2)

TAG hoax
Komentar