Tingkatkan Investasi, Xiaomi Bakal Bangun Pusat Riset di Indonesia

Ilustrasi. (Dok: theverge)
Ilustrasi. (Dok: theverge)

TitikNOL - Untuk menunjukkan keseriusan berbisnis di Indonesia, Xiaomi menjanjikan bakal membangun lebih banyak tim dan pusat risetnya di Indonesia.

CEO Xiaomi Lei Jun mengungkapkan alasannya lantaran Indonesia masuk dalam salah satu fokus bisnis perusahaan setelah China dan India.

"Di Indonesia kami memutuskan untuk meningkatkan investasi dan juga mendirikan pusat riset. Termasuk juga lokal konten untuk produk Indonesia,” ungkap Jun pada awak media dalam wawancara eksklusif usai peluncuran Redmi 5A di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (20/12).

Sayangnya, Jun belum bisa menyebutkan berapa angka investasi yang akan digelontorkan. Namun, dia mengatakan akan memerlukan banyak sumber daya manusia untuk keberlanjutan bisnis Xiaomi di Indonesia.

"Tiga bulan lalu, kami hanya punya 9 orang dalam tim namun sekarang kami punya 44 orang. Kami berharap bisa bertahan dalam jangka panjang dan kami membutuhkan banyak orang bagus di Indonesia," tambahnya.

Donovan Sung, Manajemen Produk dan Pemasaran Xiaomi Global, juga mengatakan bahwa pihaknya dengan senang hati akan melihat aplikasi atau konten menarik yang mungkin dimasukkan dalam ponsel-ponsel Xiaomi.

Namun untuk saat ini, perusahaan memang masih lebih fokus pada sisi hardware untuk memenuhi persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Indonesia.

Selain itu, Xiaomi mengungkap strategi lain dengan membuka lebih banyak toko fisik Mi Store di Tanah Air. Jika saat ini jumlahnya masih belasan, tahun depan rival Huawei ini menargetkan bisa memiliki 30 Mi Store.

"Kami berharap produk kami tidak hanya akan bisa didapatkan di toko online tetapi juga toko fisik. Dengan demikian konsumen juga akan membeli dengan mudah," kata dia.

Sementara itu, Xiaomi Redmi 5A sendiri akan dijual secara online mulai pekan depan (27/12). Perusahaan yang berasal dari Tiongkok ini yakin ponsel yang dibanderol Rp1 juta rupiah itu mampu menandingi rivalnya di segmen mid dan entry level.

Berita ini telah tayang di cnnindonesia.com, Kamis 21 Desember 2017 dengan judul 2018, Xiaomi Janji Bangun Pusat Riset di Indonesia

Komentar