TitikNOL - Hidup gitaris Black Sabbath, Tony Iommi terasa langsung hancur setelah ia mengunjungi Rumah Sakit Spire Parkway beberapa tahun lalu. Ia didiagnosis mengidap penyakit berbahaya, kanker.
"Ketika saya didiagnosis, sudah pasti saya hancur. Mereka berkata, 'Anda mengidap stadium tiga.' Kata-kata itu terus berada di kepala saya dan saya merasa berada di tempat lain," ungkap Iommi.
Iommi pun sempat frustrasi. Namun ia tak ingin terus memikirkan penyakitnya dan segera bangkit. "Awalnya saya berpikir ini adalah sebuah akhir. Tapi ini bukan akhir. Ada orang di sana yang bisa menolong saya," kata Iommi dengan optimistis.
Sembari terus bermusik, Iommi menjalani kemoterapi dan mengonsumsi obat-obatan. Terkadang itu memang menyiksanya, tapi Iommi sadar itu harus dilakukan jika tak ingin kanker limfoma terus menggerogoti tubuhnya.
"Saya memeriksa darah saya setiap enam minggu dan saya datang ke rumah sakit ini untuk pemeriksaan. Ini adalah kegiatan yang akan saya lakukan terus dalam hidup saya," tuturnya.
Itu demi mengetahui apakah kanker akan kembali menyerangnya, mengingat penyakit itu sudah berhasil ia enyahkan sejak beberapa saat lalu.
Dengan masih dijalankannya pengobatan itu, jadwal Iommi semakin padat. Saat ini saja ia sedang menjalani serangkaian tur Eropa bersama Black Sabbath. Di sela penampilannya dengan band asal Inggris itulah Iommi bolak-balik rumah sakit.
"Saya sedang dalam masa istirahat dan berharap situasi seperti ini akan berlanjut. Saya kembali ke rumah sakit setelah menyelesaikan tur Eropa. Berita baiknya, saya berada dalam kondisi baik-baik saja saat ini," kata Iommi kepada Birmingham Mail.
Sumber: www.cnnindonesia.com