Melakukan Hal yang Sama dengan Luis Figo, Neymar Disebut Penghianat Barcelona

Mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart. (Dok: as)
Mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart. (Dok: as)

TitikNOL - Mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart, menyebut transfer Neymar Junior ke Paris Saint Germain dengan harga 222 juta euro atau Rp 3,4 triliun mengingatkan dirinya dengan kasus Luis Figo yang membelot ke Real Madrid di era kepemimpinannya 17 tahun silam.

Pada 2000 Figo melakukan transfer paling kontroversial dalam sejarah dengan menyeberang dari Barcelona ke Madrid. Saat itu, Florentino Perez yang baru naik ke kursi presiden Los Blancos, menebus klausul pelepasan pemain asal Portugal itu yang bernilai 60 juta euro dan itu menjadi rekor transfer termahal di dunia.

Tak pelak, Figo pun menuai kecaman dari suporter Barcelona dan disebut sebagai pengkhianat. Situasi serupa kini dialami oleh Neymar dan Gaspart menyatakan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tidak boleh disalahkan atas kepergian Neymar.

"Neymar melakukan hal yang sama dengan Figo," kata Gaspart kepada Radio Marca. "Ia telah mempermainkan para fans, tapi publik Catalan tidak trauma atau menangis. Dewan direksi Barcelona tak boleh disalahkan atas kepergian Neymar karena mereka telah melakukan segalanya untuk berusaha mempertahankan pemain. Neymar lah yang bersalah. Ia telah melawan mereka seperti halnya Figo melawan saya."

Berita ini telah tayang di Cekskor.com, Jumat 4 Agustus 2017 dengan judul Eks Presiden Barcelona Sebut Neymar Pengkhianat seperti Figo

Komentar