TitikNOL - Sirkuit golf profesional nasional bertajuk Indonesian Golf Tour (IGT) kembali bergulir. Pergelaran IGT yang pada 2016 ini memasuki musim ketiga akan memulai Seri I pada 16-18 Februari. Seperti halnya dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, para pegolf profesional terbaik Indonesia akan bertarung untuk memperebutkan hadiah total Rp200 juta di setiap serinya. Kali ini, Sawangan Golf Club menjadi venue untuk turnamen pembuka musim 2016 ini.
Menyambut kompetisi di musim baru, beberapa pegolf telah mempersiapkan diri. Benita Yuniarto Kasiadi, misalnya. Kampiun Seri I yang tahun lalu digelar di Matoa Golf Nasional mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Ia hanya berlatih rutin dan terus menjaga fisik agar fit kala terjun di turnamen.
“Apalagi saat ini kondisi cuaca mudah berubah 180 derajat, dari panas ke hujan dan sebaliknya. Karena itu, saya harus menjaga kondisi fisik agar lebih baik saat turnamen,” jelas Benita dalam siaran pers, Rabu (10/2).
Khusus untuk tampil di Sawangan, Benita terus mengasah short game-nya. “Speed di greenSawangan cenderung lambat. Ini yang terus saya latih,” kata peraih tiga gelar juara di IGT 2015, yang musim ini akan lebih memfokuskan pada permainan di second shot dan short game.
Tidak hanya Benita, Rinaldi Adiyandono pun terus meningkatkan permainan di seputar green. “Saya memperbanyak latihan shortgame karena green speed di Sawangan lebih pelan, sehingga saya mempelajari teknik-teknik untuk mengatasinya,” kata juara Grand Final IGT 2014. Persiapan Rinaldi akan lebih spesifik ketika mendekati turnamen sehingga bisa mencapai peak-nya di hari H.
Beberapa pemain nasional, seperti George Gandranata, Ian Andrew, Rory Hie, Danny Masrin, William Sjaichuddin, dan Jordan Surya Irawan, bahkan sudah memanaskan suhu permainan mereka dengan terjun di turnamen-turnamen internasional dalam kalender Asian Development Tour yang bergulir awal Januari.
Ian yang sudah menyatakan keikutsertaannya di IGT Seri I akan hadir ke Sawangan dengan hasil memuaskan selama berpetualang di ADT. Juara Grand Final IGT 2015 bertengger di peringkat 16 Order of Merit ADT 2016 usai bertarung di PGM UMW Championship pada 3-6 Februari lalu. Keberhasilan Ian diikuti Rory yang sementara menduduki posisi 67 dan Danny di 87 dalam Order of Merit ADT tersebut.
Karena itu, Seri I IGT diprediksi akan berlangsung sengit.
Selain mengakomodasi para pegolf profesional, IGT pun menghadirkan para pegolf amatir yang ingin menjajal kemampuan dalam event profesional. Sebanyak 24 pegolf pria dan enam pegolf amatir wanita telah menyatakan keikutsertaannya dalam event ini. Namun, jumlah ini akan terus bertambah karena batas terakhir pendaftaran adalah 15 Februari.
Sumber: www.beritasatu.com