Pejabat Kemenhub Kesal Saat Cek Kapal di Pelabuhan Merak, Ini Sebabnya

Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan saat melakukan uji petik KMP Suki 2 di dermaga I pelabuhan Merak. (Foto: TitikNOL)
Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan saat melakukan uji petik KMP Suki 2 di dermaga I pelabuhan Merak. (Foto: TitikNOL)

MERAK, TitikNOL - Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, melakukan uji petik atau ramp check kapal penyeberangan Merak - Bakauheni. Pengecekan dilakukan dalam rangka kesiapan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2018.

KMP Suki 2 yang bersandar di dermaga pelabuhan Merak menjadi salah satu kapal yang di uji petik oleh Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK). Seluruh komponen kapal diperiksa mulai dari mesin kapal hingga alat-alat keselamatan. Hal itu dilakukan secara acak di kapal yang baru sandar di pelabuhan Merak.

Dalam pemeriksaannya, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Junaidi, langsung menginstruksikan secara mendadak untuk menurunkan rescue boat milik KMP Suki 2. Kru kapal pun terlihat kebingungan saat menurunkan rescue boat itu.

"‎Kami dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan ini kita melakukan ramp check, kita lakukan launching rescue boat kemudian life boat untuk antisipasi apabila nanti dalam kondisi emergency itu peralatan atau equipment peralatan yang ada itu bisa digunakan,‎" jelas Junaidi di pelabuhan Merak, Rabu (13/12/2017).

Junaidi pun dibuat kesal saat kru kapal mencoba menurunkan boat penolong yang memakan waktu sekitar 20 menit. Padahal seharusnya waktu yang dibutuhkan untuk menurunan hanya berkisar antara 5 sampai 10 menit saja.

"Ternyata tadi juga dicoba ternyata memang masih ada sedikit waktunya mungkin agak lama sehingga memang perlu dari kru kapal itu melakukan latihan atau simulasi secara rutin. Ya minimal 3 bulan sekali atau lebih bagus 1 bulan sekali," imbuhnya.

‎‎Meski demikian, Junaidi menilai secara umum KMP Suki 2 dalam kondisi baik. Hanya saja kru kapal yang bertugas mengoperasikan alat-alat keselamatan penumpang perlu latihan secara rutin agar tidak kaku dalam mengoperasikan alat tersebut.

"Ini kapal juga baru selesai dock di Batam, kemudian secara umum kapal ini dalam kondisi baik, layak laut. Akan tetapi tadi ada beberapa faktor kecepatan sehingga perlu nanti untuk kru kapal latihan-latihan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak Togar Napitupulu, mengaku siap pemperbaiki kekurangan-kurangan yang ditemukan saat uji petik dilakukan.

"Tentunya kita berterimakasih telah dilakukan ramp check, sehingga kesiapan kita untuk menghadapi angkuran Natal dan Tahun Baru juga bisa lebih matang," tukasnya. (Ardi/red)

Komentar