Aktifkan Jalur KA Labuan-Pandeglang,700 Bangunan akan Digusur

Ilustrasi. (Dok: Joss)
Ilustrasi. (Dok: Joss)

SERANG, TitikNOL - Jalur kereta api Labuan - Rangkasbitung yang dibangun tahun 1908 dan ditutup pada tahun 1984, akan segera diaktifkan kembali.

Tahap pertama pengaktifan jalur kereta api Labuan - Rangkasbitung akan dimulai di tahun 2019 ini.

Dalam tahap pertama, pengaktifan jalur kereta tersebut akan menggusur 700 bangunan yang sudah berdiri sejak jalur kereta itu ditutup pada tahun 1984.

Kepala Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, ke 700 bangunan warga itu untuk tahap pertama rute stasiun Rangkasbitung-Pandeglang.

Nana Suryana juga mengatakan, bangunanan ini terdiri dari permukiman warga dan sejumlah fasilitas lain seperti sarana pendidikan, kesehatan dan tempat ibadah.

“Sekitar 700 KK kurang lebih akan digusur pada segmen I yang dimulai tahun 2019,” kata Nana Suryana kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Jalur Kereta Api Rangkasbitung - Pandeglang akan Diaktifkan

Kendati demikian, Nana mengatakan, pemerintah akan bertanggungjawab atas penggusuran bangunan tersebut dengan memberikan kompensasi atau ganti rugi yang akan diberikan kepada warga.

“Sekarang akan mendata dan menjumlah dulu untuk konpensasi bangunan warga, karena untuk tanah kan tanah negara. Nanti kita untuk konpensasi kita hitung dan harus ditetapkan Gubernur,” katanya.

Namun, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah anggaran untuk reaktivasi jalur KA yang dibangun sejak masa Hindia Belanda pada 1906 tersebut.

“Untuk anggaran itu di PT Kereta Api Indonesia kita belum tahu persis,” tukasnya. (Lib/TN1)

Komentar