Berkah Ramadan, Pedagang Timun Suri Raup Untung Jutaan Rupiah Perhari

Timun suri di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang. (Foto: TitikNOL)Timun suri di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Bulan ramadan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang timun suri di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang. Selama ramadan, mereka mampu menjual hingga satu ton perharinya, karena banyak diburu masyarakat.

Yono (55) salah pedagang timun suri di PIR mengaku, di hari kedua ramadan ini, hingga pukul 11:50 WIB, dagangannya sudah ludes terjual lebih dari satu ton. Padahal, penjualan timun suri baru dilakukan tadi malam.

"Alhamdulillah ramai, kalau digelarnya dari tadi malam, kemarun sih saya ngambil 1,4 ton timunnya. Bisa dilihat lah, sekarang paling tinggal 4 kuintal lagi kurang lebih," katanya saat di temui di PIR, Selasa, (7/5/2019).

Selain murah, kata Yono, timun suri merupakan buah-buahan yang identik di bulan suci ramadan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat yang menjadikan timun suri sebagai menu takjil.

"Rp5 ribu perkilonya, ya mungkin bisa disebut simbol dari bulan puasa kali. Sok aja bisa dicek, dimana-mana masyarakat es sirupnya pake timun suri," ungkapnya.

Menurutnya, ada waktu-waktu tertentu pembeli datang ke pasar. Namun kata Yono, dari aneka buah-buahan yang dijual, timun suri kerap diburu dan menjadi favorit masyarakat.

"Biasanya pagi jam 04:00-08:00 WIB sama 16:00-17:00 WIB ramenya. Paling laris timun mas, padahal saya jual pepaya yang lebih murah 4 ribu perkilogramnya, ada salak juga kan, tapi standar aja, pembeli lebih suka timun suri," tegasnya.

Di tempat yang sama, Umar (60) salah satu pembeli mengaku dirinya lebih tertarik membeli timun suri dibandingkan dengan buah lainnya. Selain disukai keluarganya, ia menilai timun suri bagian dari cerminan ramadan.

"Udah gak aneh buah yang lain mah, alasannya sih karena cucu saya suka sama timun, berasa ada yang kurang aja kalau buka engga sama es timun suri," singkatnya. (Gat/TN1)

Komentar