Jum`at, 4 April 2025

BIN Banten Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar dan Santri di Kota Tangsel dan Pandeglang

Pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Mathlaul Anwar Menes Pandeglang. (Foto: TitikNOL)
Pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Mathlaul Anwar Menes Pandeglang. (Foto: TitikNOL)

BANTEN, TitikNOL - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten melakukan terobosan dan inovasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di 8 kabupeten dan kota di Provinsi Banten.

BIN Banten menggelar vaksinasi untuk Pelajar dan Santri di dua lokasi yaitu Pondok Pesantren Ummul Qura Tangsel dan Perguruan Mathlaul Anwar Pandeglang. Sedikitnya 1.600 santri divaksin di dua lokasi tersebut.

Selain santri dan pelajar, BIN Banten juga melakukan vaksinasi door to door di 3 Kabupaten Kota di Tangerang. Yaitu di bilangan Pasir Barat Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang dan di kawasan Kedaung Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang dan Kawasan Rengas Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Kepala BIN Daerah Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, vaksinasi untuk santri dan pelajar serta sistem door to door untuk pekan ini dilakukan di empat titik Kabupaten Pandeglang, Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

"BIN Banten bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kabupaten Kota serta Kementerian Agama di Banten menyelenggarakan Vaksin untuk santri dan door to door. Hal ini merupakan upaya kita bersama dalam mewujudkan Herd Immunity masyarakat Banten," ujarnya kepada wartawan.

Pihaknya menargetkan 1.000 warga penerima vaksin di empat Kabupaten Kota. Vaksinasi ini juga lanjutnya, bagian dari upaya akselerasi dalam mewujudkan sinergitas dengan pemerintah, BIN, TNI dan Polri.

"Untuk kita yang ada di wilayah harus saling bersinergi untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan vaksin ini kepada masyarakat," katanya.

Selain melaksanakan vaksin, BIN juga membagikan sembako bagi masyarakat yang telah divaksin sebagai upaya penguatan di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kami juga membagikan sembako agar masyarakat terbantu, walaupun jumlahnya tidak banyak, minimal bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat", tambah Kabinda Banten yang merupakan lulusan Akmil tahun 1987 ini.

"Kegiatan ini akan terus berkelanjutan, vaksinasi untuk Masyarakat, pelajar SMP dan SMA di wilayah Banten, kita lakukan vaksinasi sampai mencapai hampir 3.000 yang kita vaksin," terangnya. (Gun/TN1)

Komentar