BPBD Kota Tangerang: Genangan Air Akibat Pekerjaan Tanggul Cisadane Belum Maksimal

Pekerjaan tanggul Cisadane. (Foto: TitikNOL)Pekerjaan tanggul Cisadane. (Foto: TitikNOL)

KOTA TANGERANG, TitikNOL - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Irman Pujahendra, menyebut luapan air Kali Cisadane yang merendam ratusan rumah warga akibat pekerjaan tanggul belum maksimal. Banjir itu juga terindikasi merupakan kiriman dari Bogor.

"Kemungkinan di Bogor hujannya deras malam tadi sehingga air Cisadane meluap, saat ini kita sudah membuka Pintu air 10. Insya allah siang ini surut dan kering, untuk evakuasi warga yang terdampak sudah berlangsung dari pagi dengan personil dari BPBD 60 personil dan 10 perahu di 5 titik," kata Irman Pujahendra saat di lokasi, Jum'at (26/4/2019).

Terpisah, pegiat lingkungan hidup, Uyus Setia Bhakti mengatakan, banjir kali ini merupakan banjir yang terparah sejak sepuluh tahun terakhir.

Direktur Yayasan Pegiat Lingkungan Hidup (Yalph) itu memberikan tanggapan kritis soal luapan Kali Cisadane, yang dianggap selama ini menjadi biang kerok ratusan rumah warga terendam banjir.

Menurut Uyus, akibat peristiwa kali ini pemerintah pusat dapat memberikan solusi yang terbaik buat warga Tangerang Raya. Solusi itu, kata dia, bahwa pemerintah pusat harus membuat waduk dipesisir sepanjang Kali Cisadane.

"Untuk masalah banjir ini sebenarnya solusinya bukan membuat bendungan maupun tanggul, lebih efektif lagi jika pemerintah pusat lewat Kemen PUPR bisa membuat waduk-waduk di pesisir sepanjang Kali Cisadane," terang Uyus saat dijumpai di base camp Banksasuci, Cibodas, Kota Tangerang.

Meski demikian, Uyus melanjutkan bahwa waduk-waduk itu nantinya dapat menjadi solusi persoalan banjir kiriman yang sering merendam rumah warga di Kota Tangerang. (Don/TN1).

Komentar