Cari Korban Hanyut Festival Bedol Pamarayan, Petugas Malah Temukan Mayat Lain

Foto ilustrasi. (Dok: net)
Foto ilustrasi. (Dok: net)

SERANG, TitikNOL - Jenazah Ateng (25), warga kampung Baru RT 06 RW 07, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang yang hanyut di Festival Bendolan Pamarayan dikabarkan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.

Kapolsek Cikeusal AKP Muhammad Cuaib membenarkan kabar tersebut. Pihaknya mengaku sudah mendapatkan laporan jika mayat Ateng ditemukan sudah tidak bernyawa di Kampung Ondar Andir, Kecamatan Kragilan, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iyah sudah ditemukan tadi siang, mayat ditemukan di aliran sungai Kragilan dipinggiran sungai dengan keadaan sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek dihubungi via telepon, Jumat (13/10/2017).

Kapolsek menjelaskan, kondisi mayat dalam kondisi sudah membengkak dan terdapat luka di bagian wajah.

”Kondisi karena sudah satu hari di dalam air sudah membengkak dan ada luka di bagian muka karena diduga terkena benda tumpul saat hanyut di dalam air,” jelasnya.

Baca juga : Festival Bedol Bendungan Pamarayan Telan Korban, Dua Warga Hanyut

Mayat yang diduga jenazah Ateng tersebut, lanjut Kapolsek akan dievakuasi dan diserahkan ke keluarga korban.

”Dievakuasi kerumah duka,” singkatnya.

Sementara itu, salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang yang masih melakukan pencarian, membantah jika mayat ditemukan merupakan korban hanyut bedolan Pamarayan.

“Iyah betul tadi ditemukan mayat di wilayah Kragilan (tanpa identitas), namun saat kita tunjukan kepada keluarga Ateng yang ikut pencarian dengan kita, tidak ada yang mengenali. Mayat itu masih mister X,” kata Rifai saat dihubungi via telepon, Jumat (13/10/2017).

Saat ini lanjut Rifai, mayat tidak dikenal tersebut sudah dievakuasi. Sementara tim dari BPBD Kabupaten Serang, Basarnaz, PMI, Tagana dan Balai Besar Bendungan Pamarayan, masih terus melakukan pencarian jenazah Ateng.

“Mayat sudah dievakuasi petugas pencarian. Saat ini kita melanjutkan pencarian korban hanyut. Kita dibagi tiga tim saat ini untuk pencarian. BPBD fokus di area Pamarayan, Basarnaz di belakangnya sungai Ciujung, PMI itu Pontang sampai Tirtayasa, sementara untuk balai besar penyisiran dari Pamarayan sampai ke Tirtayasa satu jalur,” pungkasnya. (Gat/red)

Komentar