Demo Kantor BPN Lebak, Warga Tolak Besaran Ganti Rugi Tol Serang - Panimbang

Suasana demonstrasi warga Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak di kantor Agraria BPN Lebak. (Foto: TitikNOL)
Suasana demonstrasi warga Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak di kantor Agraria BPN Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Puluhan warga Kabupaten Lebak yang tergabung di Koalisi Lembaga Bersatu (KLB) menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lebak, Selasa (6/11/2018).

Dalam aksinya, puluhan warga mendesak tim apreisial BPN membatalkan dan mengkaji ulang penetapan harga lahan tanah warga di Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Di atas lahan tersebut, akan dibangun tol Serang-Panimbang yang digarap pemerintah pusat.

Menurut pendemo, penetapan harga pembebasan lahan oleh tim apreisial dituding sepihak. Sebab warga merasa tidak dilibatkan melalui musyawarah dengan pemilik lahan.

"Warga hanya disodorkan untuk tanda tangan. Ini kan bentuk intimidasi," ujar Yayat Ruyatna Korlap aksi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, harga pasaran tanah di Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles saat ini berkisar Rp400-500 ribu permeter. Akan tetapi, tim apreisial menetapkan harga hanya Rp250-340 ribu permeter.

"Dari mana tim apreisial bisa menetapkan harga seperti itu? Padahal di Blok yang sama ada tanah pejabat di Pemkab Lebak yang dihargakan Rp1,4 juta dan Rp1,5 juta permeter, ini kan enggak adil di lokasi Blok yang sama harga tanah berbeda,” tuturnya.

“Maka, kami mendesak kepada kepala Kanwil dan Menteri ATR/BPN mencopot kepala kantor ATR/BPN Lebak karena sudah menyengsarakan warga. Kepala BPN Lebak sebagai ketua tim pembebasan lahan jalan tol ini harus bertanggungjawab dengan carut marutnya permasalahan pembebasan lahan untuk jalan tol ini," paparnya.

Pantauan di lokasi, aksi puluhan warga itu mendapat pengawalan ketat dari anggota Dalmas Kepolisian Resort (Polres) Lebak. Sejumlah perwakilan pun akhirya diterima oleh pihak kantor ATR/BPN Lebak untuk beraudiensi. (Gun/TN3)

Komentar