Doa Bersama Untuk Mahasiswa yang Meninggal Usai Ikuti Diklat Mapala Untirta

Suasana doa bersama atas meninggalnya almarhum Fadli Abdinursyahri Sudrajat (18), usai pulang mengikuti diklat Mapala di Pandeglang. (Foto: TitikNOL)
Suasana doa bersama atas meninggalnya almarhum Fadli Abdinursyahri Sudrajat (18), usai pulang mengikuti diklat Mapala di Pandeglang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Puluhan mahasiswa dari prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada Universitas Ageng Tirtayasa (Untirta), menggelar doa bersama atas meninggalnya almarhum Fadli Abdinursyahri Sudrajat (18), usai pulang mengikuti diklat Mapala di Pandeglang.

Ketua Himpunan PPKn Untirta Fiqri Berlian mengatakan, ada sekitar 40 mahasiswa yang turut mendoakan kepergian Fadli Abdinursyahri Sudrajat ke pangkuan ilahi. Kegiatan itu sebagai bentuk aksi solidaritas dan rasa simpati atas meninggalnya rekan sejawat.

“Aksi solidaritas ini, dibuat untuk mengenang dan memperingati tujuh hari almarhum. Sekaligus sebagai peringatan kepada kita semua, agar kejadian yang menimpa almarhum Fadli tidak terjadi lagi, baik di lingkungan kampus Untirta atau kampus manapun,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (9/3/2021).

Ia menerangkan, agenda doa bersama bukan bertujuan menyudutkan salah satu pihak atau mengintimidasi pihak lainnya. Melainkan sebagai bentuk solidaritas sesama mahasiswa satu jurusan.

“Acara berjalan khidmat dan haru. Bahkan dapat ditemui beberapa mahasiswa yang meneteskan air mata dan sangat emosional saat membacakan puisi serta kesan saat bersama almarhum,” terangnya.

Usai berdoa, kegiatan itu dilanjutkan dengan penyampaian kesan sikap baik dari sosok almarhum dan membacakan puisi sebagai simbol kenangan serta panjatan doa. (Son/TN2)

Komentar