Hektaran Sawah di Bojongmanik dan Cirinten Terendam Banjir

Hektaran milik petani di Kecamatan Bojongmanik dan Cirinten terendam banjir. (Foto: TitikNOL)
Hektaran milik petani di Kecamatan Bojongmanik dan Cirinten terendam banjir. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Tidak hanya di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah saja. Banjir pun membuat hektaran sawah di Desa Mekarmanik, Kecamatan Bojongmanik dan di Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak terendam banjir.

Ubro Firdaus, warga Desa Mekarmanik kepada TitikNOL mengatakan, penyebab banjir diakibatkan oleh meluapnya air di sungai Cimuli.

"Sekitar 4 hektar area persawahan yang sedang ditanami padi terendam air sampai 3,5 meter pak," ujar Ubro kepada TitikNOL.

Kata Ubro, akibat terendam banjir, sawah petani yang sedang ditanami padi terancam gagal panen.

"Petani di desa saya bisa dipastikan akan gagal panen," terang Ubro.

Terpisah, Aliyudin Kades Mekarmanik membenarkan terendamnya persawahan akibat luapan air sungai Cimuli.

"Hampir semua area persawahan yang berada di bantaran sungai Cimuli terendam banjir, banjir kali ini hebat sekali dan sangat besar, bang. Pokoknya semua sawah yang berada di pinggiran sungai semua terendam, kemungkinan ini bisa gagal panen," terang Kades.

Sementara itu, dilaporkan juga di wilayah Kecamatan Cirinten juga terjadi banjir yang melanda permukiman rumah penduduk dan area persawahan di wilayah tersebut.

Banjir terjadi di Kampung Cigintung, Desa Kadu Dmas terjadi banjir yang diakibatkan oleh meluapnya sungai Ciliman, yang disebabkan karena curah hujan yang cukup deras, sehingga merendam 12 rumah warga dan sawah seluah 3,5 hektar denhan ketinggan air antara 30 centimeter hingga 50 centimeter.

Kendati demikian, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir di wilayah Kecamatan Bojongmanik dan Cirinten. (Gun/TN1)


Komentar