SERANG, TitikNOL - Junata, bocah balita berusia 2 tahun tewas ditangan ayah tirinya. Sedangkan Jarmi (42) sang ibu, selamat meski mengalami luka-luka bacokan disekujur tubuh.
Balita laki-laki tewas dengan kondisi mengenaskan dengan luka sayatan pada bagian leher. Pelaku Hermawan (32) berhasil diringkus dan menjadi pelampiasan warga setempat.
Persitiwa keributan dalam rumah tangga yang berujung pada kematian balita ini terjadi di Kampung Ranca Gede, Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Senin (4/3/2019). Belum diketahui penyebab terjadinya aksi penganiayaan suami terhadap isteri dan anak tirinya ini.
"Tersangka sudah berhasil kita amankan, namun motif dari kejadian ini belum kami ketahui karena baik pelaku ataupun isterinya yang menjadi korban belum dapat dimintai keterangan," ungkap Kapolsek Pamarayan, AKP Asroji dihubungi wartawan.
Menurut Asroji, dari hasil keterangan sementara, peristiwa berdarah ini pertama kali diketahui oleh Nimah (45,) tetangga korban yang mendengar suara teriakan Jarmi dari dalam rumahnya.
Mendengar teriakan minta tolong, Nimah bergegas keluar rumah dan mendapati dalam keadaan berlumuran darah.
"Disaat bersamaan, warga melihat tersangka Hermawan melarikan diri ke luar rumah mengarah ke proyek di Kawasan Industri Modern. Melihat itu, warga seketika melakukan pengejaran dan berusaha menangkap. Dibantu sejumlah petugas satpam, tersangka akhirnya berhasil diringkus.
Marah karena ulahnya ini, tak ayal lagi warga melampiaskan kemarahannya dengan mengahajar tersangka. Setelah babak belur dihajar warga, tersangka kemudian diserahkan kepada petugas di Mapolsek Pamarayan. Karena luka-lukanya tersangka dilarikan ke puskesmas setempat.
"Untuk korban Jarmi yang tak lain ibu kandung Junata yang menderita luka bacokan dibeberapa bagian tubuh dilarikan ke Klinik Verena medika di Desa Blokang, Kacamatan Bandung," terang Kapolsek. (HR/TN1)