Kemarau Panjang, Warga Tiga Desa di Kabupaten Lebak Kesulitan Air Bersih

Krisis air bersih, warga Kecamatan Sajira rela berjalan sepanjang dua hingga tiga kilometer untuk mendapatkan air bersih di Sungai Ciberang. (Foto: TitikNOL)
Krisis air bersih, warga Kecamatan Sajira rela berjalan sepanjang dua hingga tiga kilometer untuk mendapatkan air bersih di Sungai Ciberang. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Akibat kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Lebak, warga di tiga desa di Kecamatan Sajira, kekurangan air bersih.

Akibatnya, warga harus rela berjalan sepanjang tiga kilometer ke sungai Ciberang, demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari - hari.

Informasi yang diperoleh dari Nabri (40), relawan BPBD Kabupaten Lebak, kondisi terparah terjadi di Kampung Cijaru, Desa Bungur Mekar, Kampung Baru, Desa Parungsari dan Kampung Gubug, Desa Calungbungur.

"Iya benar, krisis air bersih. Baru saja kami cek ke dua wilayah kampung ternyata benar air sumur warga sudah banyak yang kering kerontang," ujar Nabri.

Nabri mengaku akan segera melaporkan kondisi tersebut kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, agar segera mendapat perhatian serius dan bantuan pasokan air bersih.

"Prihatin melihatnya, warga harus berbondong ke Sungai Ciberang untuk mendapatkan air bersih," imbuh Nabri.

Terpisah, Kaprawi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak mengaku sudah bertemu dengan Pemerintah Kecamatan Sajira. Namun dirinya belum mendapat laporan resmi soal kekeringan tersebut.

"Kata Camat dan Desa kondisi belum begitu parah dan masih ada air. Tapi apabila benar terjadi krisis air bersih kita akan segera tangani. Silahkan warga atau pihak desa dan kecamatan bisa membuat laporan kepada Bupati baik via SMS maupun surat resmi, bisa juga melalui rekan media," terangnya. (Gun/TN1)

Komentar