Sabtu, 5 April 2025

Petugas Gabungan Kembali Menemukan Jasad Korban Ombak di Pantai Tanjung Peni

Petugas basarnas saat mengevakuasi jasad Muhajirin. (Foto: TitikNOL)
Petugas basarnas saat mengevakuasi jasad Muhajirin. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Setelah melakukan proses pencarian tiga korban yang masih hilang, petugas gabungan dari Polair Polda Banten, Lanal Banten, Basarnas Banten dan BPBD Kota Cilegon berhasil menemukan satu korban di perairan Merak atau empat mil dari lokasi korban digulung ombak.

Kepala Basarnas Banten Heru membenarkan bahwa petugas gabungan kembali berhasil menemukan satu orang korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca juga: Asyik Selfie di Pantai Tanjung Peni, 4 Warga Digulung Ombak

"Iya benar korban atas nama Muhajirin (25) warga Lingkungan Gempol Kulon, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta. Korban kita ditemukan mengapung di perairan Merak," kata  Heru, Senin (18/7/2016).

Korban yang menggunakan celana hitam dan kaos abu-abu tersebut langsung dievakuasi petugas ke Mako Lanal Banten.

"Untuk proses lebih lanjut, jasad  korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon," Jelasnya.

Dengan ditemukannya korban Muhajirin, berarti  masih ada dua orang korban lagi yang belum ditemukan. Yakni Suhardi (20) warga Lingkungan Cigedong Mancak, Dede Ramdani (33) warga Lingkungan Bulakan, Kecamatan Purwakarta.

Sementara itu, hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang sampai saat ini belum ditemukan. (Ardi/rif)

Komentar