Sabtu, 5 April 2025

Razia Hiburan Malam, Polisi Temukan Mobil Dinas Di Parkiran Diskotik MP3

Sejumlah wanita didata oleh petugas di dalam ruang karaoke di salah satu tempat hiburan malam. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah wanita didata oleh petugas di dalam ruang karaoke di salah satu tempat hiburan malam. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL – Satuan Polres Serang Kota, melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kabupaten dan Kota Serang, Minggu (4/8/2019) malam.

Hasilnya, petugas mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merk dan mendata seluruh pengunjung tempat hiburan malam yang sedang asyik di ruang karaoke.

Tidak hanya itu, petugas pun menemukan satu unit kendaraan dinas yang sedang terparkir di tempat hiburan malam MP3, yang berlokasi di Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Dalam razia ini, 30 personel kepolisian diturunkan dan dipimpin Kasat Sabhara Polres Serang Kota, AKP Tomi Hadi Sumpena.

Pantauan lokasi, kegiatan tersebut diawali dengan mengunjungi kawasan banten lama. AKP Tomi Hadi Sumpena memerintahkan kepada anggotanya apabila ditemukan remaja yang sedang membawa atau minum minuman keras agar segera diamankan.

Selanjutnya, kegiatan tersebut mengarah ke empat lokasi di antaranya Diskotik trinaga danomas (DM) di di Kramat Watu, Pedagang jamu di wilayah Kramat Watu, Diskotik MP3 wilayah Taktakan dan membubarkan balapan liar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

“Di DM ditemukan beberapa minuman keras dengan kadar alkohol 0,1 kurang lebih 10 dus, pedagang jamu nihil, di MP3 hanya ditemukan beberapa botol saja, di KP3B pada melarikan diri ada satu diamankan hanya surat suratnya dengan tindakan tilang,” kata AKP Hadi kepada TitikNOL.

Di depan diskotik MP3, anggota menemukan kendaraan berpelat merah dengan nomor polisi A 45 H yang diduga milik Pemerintah Kabupaten Serang.

“Untuk pelat merah nanti kita cek, Kalau enggak salah itu kendaraan dinas kabupaten, nanti kita telusuri ke Samsat,” katanya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, agar bersama-sama ketertiban masyarakat.

“Polri tanpa didukung masyarakat saya kira tidak bisa melakukan apa-apa,“ tukasnya. (SON/TB/TN1)

Komentar