TNI Berikan Pemahaman Soal Bahaya Mercury ke Warga Gunung Kencana

Puluhan warga Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunungkencana saat tengah mengkuti sosialisasi bahaya penggunaan mercury yang dilakukan oleh DLH Pemkab Lebak. (Foto: TitikNOL)Puluhan warga Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunungkencana saat tengah mengkuti sosialisasi bahaya penggunaan mercury yang dilakukan oleh DLH Pemkab Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101 Kodim 0603/Lebak, menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Lebak untuk memberikan penyuluhan tentang manjaga kebersihan dan sosialisasi bahaya penggunaan mercury (logam berat).

Sebanyak 40 orang warga Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunungkencana, hadir dalam kegiatan tersebut yang digelar di Aula kantor desa setempat, Senin (16/4/2018).

Dua pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dihadirkan antara lain, Awan Setiawan memberikan materi tentang menjaga kebersihan dan Dedi Setiawan memberikan materi tentang bahaya penggunaan logam berat atau mercury.

"Penyuluhan dan sosialisasi seperti ini perlu dilakukan, hal ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemkab Lebak dengan TNI khususnya dalam memelihara kebersihan, menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat juga demi melestarikan alam bagi keberlangsungan kehidupan manusia," kata Dedi Setiawan, pemateri bahaya penggunaan mercury yang juga sebagai Kabid Pengendalian dan Pencemaran DLH Pemkab Lebak.

Dilain pihak, Dandim 0603/Lebak Letkol Arh Syafa Susanto mengatakan, di hari ke 12 kegiatan TMMD. Kegiatan fisik melanjutkan pengerasan jalan dengan batu belah.

"Untuk sasaran kegiatan tambahan yakni melakukan perbaikan tiga unit RTLH dan mushola, Alhmdulilah sudah selesai 100 persen dan dilanjutkan rehab masjid nurul huda dan rehab MCK. Sedangkan untuk kegiatan non fisik hari ini kita mengadakan penyuluhan dan sosialiasasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Pemkab Lebak. Sekarang progres keseluruhan kegiatan sudah mencapai 79 persen" ujar Dandim Lebak di lokasi kegiatan.

Pantauan di lapangan, sekitar 180 orang personel gabungan TNI dibantu Polri dan masyarakat, masih terlihat bersemangat untuk merampungkan pengerjaan pengerasan jalan penghubung dua wilayah Kecamatan yakni, Kecamatan Gunungkecana dan Kecamatan Cirinten. (Gun/Tn1)

Komentar