CILEGON, TitikNOL - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia, Mardiono menegaskan para lulusan Madrasah Aliyah tidak boleh pesimis.
Hal itu diungkapkannya usai menjadi keynote speaker dalam acara pelepasan siswa-siswi kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Cilegon angkatan XXVI, Senin (30/5/2022).
"Lulusan madrasah tidak boleh pesimis, harus bangkit. Saya akan coba Insya Allah mengawal agar lulusan MAN 2 Kota Cilegon ini terus tumbuh dan berkembang, menjadi leader yang nanti akan membawa kemajuan Kota Cilegon khususnya dan Banten pada umumnya," kata Mardiono kepada wartawan di Cilegon.
Menurut Mardiono, telah banyak contoh sosok lulusan dari Madras Aliyah yang dinilai berhasil dan berdaya saing, sehingga mampu mengisi ruang dalam negara bahkan dunia.
Terlebih, Mardiono mengambil contoh Herayati Sawitri yang merupakan alumni MAN 2 Kota Cilegon yang berhasil meraih predikat cumlaude di pendidikan S2 nya di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Diketahui, Herayati merupakan anak dari orang tua yang berprofesi pengayuh becak di Kota Cilegon.
"MAN 2 ini melahirkan siswa-siswi yang hebat, seperti Herayati dengan segala keterbatasannya itu dia mampu menembus langit sampai masuk ke Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia yaitu di ITB sampai S2," jelasnya.
"Ini perlu kita apresiasi sekolah ini bahwa sekolah ini telah melahirkan bibit-bibit, generasi penerus bangsa Indonesia yang memang saat ini dibutuhkan. Kita harus mencetak bibit-bibit yang unggul untuk bersaing di dunia Internasional," ujarnya.
Oleh karena itu, Mardiono meminta kepada siswa-siswi yang saat ini dinyatakan lulus untuk lebih percaya diri dan sadar akan potensi kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia.
"Arahannya untuk siswa-siswi yang baru lulus bahwa kita tidak boleh melihat dunia ini sempit tapi dunia ini luas, termasuk di dalam negeri kita. Ini negeri kita ini negeri yang kaya raya, negara yang besar, berkepulauan, penduduknya beranekaragam etnis dan budaya. Kita sebenarnya memiliki potensi yang besar," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Cilegon Munirudin mengungkapkan, dari 290 lulusan MAN 2 Kota Cilegon 2022, 80 siswa-siswinya akan melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi.
"Anak-anak kami yang mendaftar untuk kuliah itu 80 orang tanpa tes. Yang sudah diterima 61, termasuk ada ITB di dalamnya," ungkapnya.
Menyadari bahwa siswa-siswinya juga tidak seluruhnya ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi, Munirudin mengaku sedang menjalin kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Cilegon berupa program Balai Latihan Kerja (BLK).
"Kami coba mengadakan kerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk mengadakan BLK. Setelah itu kami juga bekerjasama dengan BLK Provinsi yang itu milik kementerian, yang ada di Serang, InsyaAllah kita ke sana. Mudah-mudahan dengan BLK itu betul-betul anak kami yang melanjutkan, bukan penyumbang pengangguran tapi akan jadi penyumbang satu perbaikan di Kota Cilegon," harapnya. (Ardi).