Warga Komplek Widara Indah Jadi Korban Pembacokan Dua Orang Tidak Dikenal

Ilustrasi. (Dok: Intimnews)
Ilustrasi. (Dok: Intimnews)
SERANG, TitikNOL - Seorang warga Komplek Widara Indah, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang bernama Muchlis Arrobi, menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal, Sabtu (11/4/2020) dini hari kemarin sekitar pukul 01.30 WIB.

Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian pipi hingga leher bagian belakang. Korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis dan hingga saat ini masih menjalani perawatan.

Informasi yang diperoleh dari korban, sekitar pukul 01.30 WIB pintu depan rumahnya ada yang mengetuk dan mengucapkan salam dengan nada pelan. Tanpa curiga korban membuka pintu dan saat itu ada dua orang tidak dikenal berdiri di depan rumahnya.

Korban pun mempersilahkan keduanya duduk di teras rumah. Satu orang duduk sementara satu pelaku lagi tetap berdiri. Karena tidak kenal, korban pun menanyakan maksud keduanya bertamu.

Saat itu kata korban, pelaku bertanya kepada dirinya soal motor Tiger merah yang ada kaitannya dengan leasing. Padahal korban tidak pernah berurusan dengan lising dan tidak pernah memiliki motor yang ditanyakan oleh pelaku.

"Pelaku satunya yang tengah berdiri bercerita bahwa adiknya baru kehilangan motor honda jenis tander dan rupanya persis dengan motor korban. Nah di sini saya mulai curiga, obrolan mulai ngelantur," ujar korban kepada wartawan, Minggu (12/4/2020).

Melihat gelagat tidak baik, korban pun mempersilahkan pelaku yang berdiri untuk duduk sambil korban menundukan kepala tanda menghormati pelaku.

"Saat itulah pelaku mengayunkan golok secara menyamping ke arah belakang kepala sebelah kanan, enggak sadar itu golok menyangka lagi dipentung, bacokan susulan sangat cepat, darah semakin mengucur sehingga ana mulai merespon dengan berdiri "Woy, apa2 an kiyen ne? dalam posisi mau berdiri ana ditendang mundur," jelas korban.

Saat itu lanjut korban, sang istri yang mendengar keributan keluar rumah dan kaget melihat suaminya bersimbah darah. Istri korban pun meneriaki pelaku sebagai maling. Teriakan istri korban didengar oleh warga lainnya dan warga mengejar para pelaku yang kabur usai menjalankan aksinya.

Pelaku kata korban, kabur dengan menggunakan motor. Saat melintas di pos ronda, ada sekelompok pemuda yang mencegat para pelaku yang hendak kabur dan menendang kendaraan yang dipakai pelaku. Para pelaku terjatuh dan kemudian kabur meninggalkan kendaraannya.

"Ahamdulillah langsung mendapatkan penanganan, sekarang kondisi sudah mulai membaik. Sudah saya laporkan ke pihak kepolisian dan infonya masih dikembangkan pihak kepolisian," ungkapnya.

Meski belum tahu motif dari kedua pelaku, namun korban meyakini bahwa dua pelaku itu merupakan orang suruhan dari pihak-pihak yang tidak suka kepada korban.

"Saya yakin dua pelaku ini adalah orang-orang kiriman dari seseorang," ucap pelaku.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata membenarkan kejadian tersebut dan sudah mendapatkan laporan dari keluarga korban.

"Iya betul, sedang lidik nanti diinfokan," kata AKP Indra.

AKP Indra mengatakan, sudah melakukan olah tempat kejadian termasuk mengamankan barang bukti yang ditinggalkan pelaku yakni satu unit motor honda jenis beat warna hitam.

"Kami masih penyelidikan. Barang bukti dipolsek (motor pelaku). Kami fokus sama penyelidikan dulu," tukasnya. (Gat/TN1)
Komentar