Baru Dapat 6 Kursi, Iye Iman Rohiman Terus Lakukan Lobi Politik

Bakal calon Wali kota Cilegon, Iye Imam Rohiman saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)
Bakal calon Wali kota Cilegon, Iye Imam Rohiman saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)
CILEGON, TitikNOL - Iye Iman Rohiman yang sudah mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk maju di Pilwalkota Cilegon, terus melakukan lobi-lobi dengan partai yang ada di parlemen.

Iye saat ini baru mengumpulkan enam kursi dari PAN dan PPP. Jumlah itu masih kurang atau belum memenuhi syarat minimal yang ditentukan yakni delapan kursi.

Untuk mendapatkan dua kursi tambahan bukan suatu hal yang gampang. Iye harus bekerja keras melakukan lobi-lobi politik kepada partai-partai yang memiliki kursi di parlemen, supaya bisa maju di Pilwalkot Cilegon 2020.

Namun, situasi politik Cilegon yang dinamis dan masih adanya beberapa partai yang belum menentukan sikap arah koalisi, membuat Iye optimistis tetap mendapatkan dua kursi tambahan.

Perlu diketahui, partai - partai yang belum menemukan sikap arah koalisi untuk Pilwalkot Cilegon adalah NasDem, PDIP, PKB dan Demokrat.

Iye yang dikonfirmasi mengaku jika saat ini terus melakukan lobi-lobi politik, termasuk dengan partai yang belum menentukan sikap politiknya tersebut.

"Syarat minimal KPU itu kan delapan kursi, sedangkan dari PAN dan PPP yang mengusung saya ini totalnya baru ada enam kursi, berarti kurang dua kursi lagi. Tapi insya Allah dengan yang niat baik untuk membawa Cilegon lebih maju, saya bisa mendapatkan dua kursi lagi supaya memenuhi syarat minimal delapan kursi yang dipersyaratkan oleh KPU itu," ungkapnya, Minggu (22/3/2020).

Tidak hanya melakukan komunikasi politik dengan partai, mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode itu mengaku intens berkomunikasi dengan tokoh-tokoh yang digadang-gadang akan maju di Pilwakot Cilegon.

Bahkan, Iye mengklaim sudah ada beberapa tokoh yang menawarkan diri untuk bergabung bersamanya.

"Alhamdulillah secara tidak langsung dengan tegas menyatakan, sepertinya banyak yang menawarkan untuk bergabung dengan saya," katanya.

Sementara ketika disinggung apakah ada kemungkinan ia maju sebagai calon wakil wali kota dan berpasangan dengan Ratu Ati Marliati, dirinya menegaskan tidak.

"Saya katakan tidak, tidak. Karena Saya direkomendasikan PAN dan PPP itu sebagai calon wali kota, bukan sebagai wakil wali kota. Saya menghargai partai telah mengusung," tegasnya. (Ardi/TN1).

Komentar