DKBP3A Kabupaten Serang Sabet Penghargaan Capaian KB MKJP Tertinggi dari BKKBN Banten

Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit.
Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit.

SERANG, TitikNOL – Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, berhasil meraih penghargaan atas capaian Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) tertinggi di Provinsi Banten.

Piagam penghargaan diberikan dari Kantor Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Nasional (BKKBN) Provinsi Banten. Pengumuman kemenangan diumumkan secara virtual. Sedangkan untuk pemberiannya, menggunakan jasa antar. Hal itu dilakukan guna menghindari kontak erat karena kondisi masih pandemi.

Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit mengatakan, penghargaan diberikan atas prestasi capaian KB MKJP tertinggi se Provinsi Banten. Pelayanan itu dalam rangka mewujudkan seluruh keluarga sehat dan berkualitas.

“Skala prioritas mengendalikan penduduk. Capaian yang telah dilaksanakan sudah tercapai. Ini dibuktikan dengan 1 juta KB MKJP paing tinggi di Provinsi Banten,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/9/2021).

Ia menerangkan, penilaian dalam KB MKJP adalah capaian kinerja. Program itu bertujuan unutk mengendalikan jumlah penduduk, terutama pada pasangan yang berada di usia subur.

“Dasar penilaian capaian pelayanan. Jadi seberapa banyak layanan KB di Kabupaten Serang. Terutama MKJP. Ini yang pertama, sebelumnya kita belum beruntung,” terangnya.

Ia menyebutkan, raihan penghargaan itu berkat kerjasama dengan seluruh elemen. Sehingga edukasi tentang kontrasepsi berjalan dengan baik.

“Kita membuat kerjasama dengan pemangku kebijakan terutama Dinkes. Kemudian kita penuhi alat kontrasepsinya. Respon masyarakat cukup baik. Salah satu teroosan kita, agar di masa pandemi pasangan subur tidak putus kontrasepsi,” tuturnya.

Selain KB MKJP, pihaknya juga berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan sejauh ini dengan memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat, dengan sasaran ibu yang memiliki balita, ibu hamil, remaja dan calon pasangan pengantin.

“Harapan ke depan, program KB dapat mengendalikan jumlah penduduk, sehingga tumbuh dan berkembang secara seimbang,” jelasnya (ADV)

Komentar