Tekad Mulia Bakriyah Mengundurkan Diri dari PKH

Bakriyah warga Kampung Permusan Kelurahan Kalang Anyar, Taktakan, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)Bakriyah warga Kampung Permusan Kelurahan Kalang Anyar, Taktakan, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TititkNOL - Bakriyah, warga Kampung Permusan Kelurahan Kalang Anyar, Taktakan, Kota Serang, merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang memiliki tekad mulia untuk mengundurkan diri dari PKH.

Bakriyah terdaftar menjadi anggota PKH sejak tahun 2013 sampai dengan 2019, yang didampingi oleh seorang pendamping sekaligus kordinator kecamatan yaitu Ratna Dewi.

Bakriyah menjelasakan manfaat dari bantuan PKH yang selama ini diterimanya.

"Bantuan PKH yang telah saya terima bermanfaat sekali untuk keperluan pendidikan anak saya. Dari bantuan itu saya bisa memenuhi kebutuhan sekolah anak seperti beli seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya," ungkapnya.

Sementara itu Asmawi, suami dari Bakriyah mengungkapkan, bahwa berkat bantuan PKH dia bisa fokus terhadap usaha yang dijalaninya sebagai penjual ikan.

"Bantuan program PKH ini sangat membantu saya, hasil dari keuntungan saya berjualan bisa difokuskan kepada kebutuhan sehari-hari keluarga dan untuk peningkatan modal usaha saya. Saya ga terlalu pusing untuk memikirkan biaya sekolah anak karena sudah tertolong oleh bantuan PKH," katanya.

Di tengah kesibukan suaminya berjualan ikan keliling kampung dengan menggunakan sepeda motor, ia pun juga merintis usaha kecil-kecilan yaitu menjual emping melinjo sebagai penghasilan tambahannya.

“Bapak kan keliling jual ikan, kalo saya di rumah bikin emping terus dijual. Penghasilan bersih yang bapak dapat itu Rp150 ribu per hari, kalo saya penghasilan bersihnya Rp50 ribu per hari, ditambah anak saya yang paling besar sekarang sudah kerja di restoran penghasilannya 2 juta per bulan," paparnya.

Kini di Tahun 2019, yang terhitung sudah 7 tahun sejak awal kepesertaannya menjadi KPM PKH, ia menyatakan bahwa ia dan suami bersepakat untuk mengundurkan diri PKH.

”Saya berterima kasih banyak kepada pendamping yang telah mendampingi, membimbing dan membina saya, saya ucapkan juga terimakasih kepada Kementerian Sosial dan Pemerintah atas bantuan PKH yang selama ini diberikan kepada saya. Saya menyatakan ingin mengundurkan diri dari PKH secara kesadaraan diri saya dan suami karena kami merasa sudah cukup dibantu dan masih ada yang lebih membutuhkan selain kami," ujar Bakriyah.

Samlawi, Kepala Seksie Jaminan Sosial Keluarga Dinas Sosial Kota Serang mengatakan, atas pengunduran diri Bakriyah dari PKH, merupakan tekad yang mulia Ibu Bakriyah dan suami.

"Saya bersukur bahwa ia telah menyadari taraf hidupnya mengalami peningkatan menjadi sejahtera. Saya berharap ini menjadi contoh bagi KPM PKH yang lain dan saya juga berterimakasih atas kesadaran yang ditunjukkan oleh Ibu Bakriyah dan Suami,” ujarnya.


Penulis: Muhamad Silmi, S.Tr.Sos (Supervisor PKH Kota Serang)

Komentar