Hindari Telur Setengah Matang

Ilustrasi/netIlustrasi/net

TitikNOL - Anda suka makan telur setengah matang? Hati-hati loh. Dokter sebetulnya tidak menganjurkannya. Mereka justru menganjurkan konsumsi telur yang sudah direbus dan matang sempurna. Apa alasannya?

Wakil Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), Yustina Anie Indriastuti menjelaskan telur dianjurkan dimasak dengan cara direbus, karena akan matang sempurna. Telur tidak dianjurkan untuk dimasak dan dikonsumsi setengah matang.

Alasannya, Yustina Anie mengatakan karena jika direbus sampai mendidih, kuman bakteri yang ada dalam telur akan mati, terutama bakteri salmonella. Nah inilah mengapa Anda harus makan telur yang matang.

Selain itu, di dalam telur juga terdapat zat anti vitamin A di talinya yang berwarna putih yang berada di dalam telur. Tali ini jika direbus maka akan hilang sifat antivitamin A nya.

Bukan hanya telur yang harus Anda perhatikan betul cara memasaknya. Makanan lainnya adalah makanan hasil laut. 

Yustina Anie mengingatkan untuk berhati-hati pada makanan laut karena rentan terkontaminasi merkuri atau Hg. Jadi harus diolah dengan benar. “Memang tidak pernah ada makanan yang jika salah pengolahannya langsung beracun, dan langsung membuat korban meninggal,” ujarnya Sabtu (23/1).

Walau pun tak langsung berakibat kematian, orang yang terlalu sering makan makanan yang terkontaminasi bakteri atau merkuri, lama kelamaan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan aneka penyakit. Misalnya hipoglikimia yakni menggambarkan individu yang mengalami atau berisiko untuk mengalami kadar gula darah terlalu rendah untuk fungsi metabolisme, glukosa darah yang kurang dari 50 mg per 100 ml darah. Atau bisa juga menyebabkan kolesterolnya jadi tinggi.

“Jadi harus hati-hati dalam mengolah, memilih makanan sendiri dan sesuaikan dnegan kondisi kita,” tambahnya.

 

 

 

Sumber: republika.co.id

Komentar