'Komunitas Youtube Banten', Wadah untuk Youtuber di Banten Sharing Ilmu

Anton Daeng Harahap, salah satu youtuber asal Banten. (Foto: TitikNOL)
Anton Daeng Harahap, salah satu youtuber asal Banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sejak berdiri pada Februari 2005, YouTube berkembang dengan pesat hingga saat ini. Menurut statistik, YouTube memiliki lebih dari satu miliar pengguna atau hampir sepertiga dari semua pengguna internet di dunia.

Setiap harinya, orang menonton ratusan juta video di YouTube dan menghasilkan miliaran kali penayangan. Brdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, YouTube secara keseluruhan telah menjangkau lebih banyak audiens yang berusia 18-34 dan 18-49 tahun dari pada jaringan televisi kabel manapun.

Pertumbuhan waktu menonton di YouTube semakin cepat dan naik minimal 50 persen selama 3 tahun berturut-turut. Jumlah orang yang menonton YouTube perhari naik sebesar 40 persen sejak bulan Maret tahun 2014. Sementara, jumlah pengguna yang mengunjungi YouTube naik lebih dari 3 kali lipat pertahun.

YouTube menjadi mesin pencari terbesar kedua di dunia setelah Google. Hal ini menunjukan, bahwa orang selalu mencari informasi menggunakan YouTube dan menemukan video yang berkaitan dengan topic yang mereka cari.

Selain itu, ternyata banyak perusahaan atau perorangan yang mendapat penghasilan tambahan ataupun penghasilan pokok yang luar biasa dari situs tersebut.

Salah satunya adalah Anton Daeng Harahap. Dia mengexpresikan karyanya melalui situs Youtube. Setelah mengunggah karya-karyanya, Anton mendapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Alhamdulillah setelah berjalan beberapa tahun sudah mendapatkan penghasilan tambahan yang lumayan," katanya kepada TitikNOL, Selasa (26/05/2020).

Atas kesempatan tersebut, dirinya berniat membuat sebuah komunitas Youtuber Banten. Tujuannya, komunitas itu akan dijadikan wadah diskusi tentang bagaimana mengelola Channel dan konten creator.

"Akhirnya munculah sebuah gagasan dengan membuat sebuah komunitas Youtuber Banten dan nantinya di komunitas tersebut saling berbagi pengalaman dan saling memberikan masukan, seperti Tanya jawab, berbagi ide," terangnya.

Ia berharap, dengan terbentukannya komunitas tersebut dapat saling bantu mengembangkan channel kepada setiap anggota, seperti subscribe, komentar share dan lain sebagainya. Hingga saat ini, anggota yang aktif dari komunitas YouTube sudah mencapai 300 anggota.

"Ke depannya kami akan lebih memperluas komunitas ini bukan hanya di daerah Banten tapi ke luar Banten," imbuh Anton.

Untuk ke depannya, Anton akan mengajak anggota komunitas untuk memafaatkan media Sosmed seperti Facebook, Instagram dan lainnya untuk mendapatkan penghasilan.

" Nanti tidak hanya Youtube yang kita jadikan sumber penghasilan. Medsos pun nanti akan kita maksimalkan untuk menambah penghasilan," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar