TitikNOL - Racun dari lingkungan dan makanan mudah sekali masuk ke tubuh dan membentuk radikal bebas. Oleh sebab itu tubuh melakukan aktivitas detoks setiap hari untuk membuang racun. Tidur adalah salah satu caranya. Namun seseorang perlu membantu tubuh agar proses detoks berlangsung lebih optimal. Mengonsumsi buah-buahan bisa menjadi pilihan.
Makan buah-buahan yang disarankan adalah pagi hari saat perut masih kosong. Cara ini efektif membuang racun yang menimbun di saluran pencernaan. Zat-zat gizi dari buah-buahan, termasuk antioksidan di dalamnya, lebih mudah diserap oleh usus saat perut kosong. Hal ini mengoptimalkan kerja tubuh dalam melakukan detoks dan menyuplai nutrisi. Serat buah baik pula bagi pencernaan.
Dari sekian banyak jenis, buah-buahan ini bisa menjadi pilihan untuk sarapan pagi:
Apel
Dalam apel terkandung banyak nutrisi seperti antioksidan, flavonoid, hingga vitamin A. Buah ini dikenal dapat mencegah kanker usus, sakit jantung, hingga mencegah stroke.
Jeruk
Dengan mengonsumsi 2-4 butir jeruk per hari dapat membantu risiko meningkatnya kolesterol jahat. Jeruk juga mencegah dan meluruhkan batu ginjal, hingga menurunkan risiko kanker usus besar.
Semangka
Buah semangka memiliki kandungan air yang melimpah. Dalam kandungan air tersebut ada zat glutathione yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan yang dimilikinya antara lain lycopene yang aktif dalam melawan kanker. Ditemukan kandungan vitamin C dan potassium yang ikut menyetabilkan tekanan darah.
Jambu biji
Buah ini dikenal sebagai salah satu obat alami untuk mengobati diare, termasuk melancarkan sembelit. Jambu biji kaya dengan serat, vitamin A, vitamin C, hingga antioksidan.
Kiwi
Buah yang terbilang jarang didapat di Indonesia ini menjadi sumber dari potassium, magnesium, vitain E, dan serat. Bahkan, kiwi punya vitamin C yang kadarnya dua kali lebih tinggi dari jeruk.
Berita ini telah tayang di Sidomi.com dengan judul Buah-Buahan Ini Cocok untuk Sarapan dan Melancarkan Detoks