Mitos dan Fakta Diabetes yang Perlu Diketahui

Ilustrasi. (Dok: Medicalexpres)Ilustrasi. (Dok: Medicalexpres)

TitikNOL - Diabetes adalah salah satu penyakit yang kerap kali diwaspadai di era ini dan merupakan penyakit yang mungkin masih belum dipahami oleh masyarakat awam pada umumnya. Mitos dan fakta diabetes masih berseliweran.

Apa-apa saja mitos dan fakta diabetes?

Mitos dan fakta diabetes tidak hanya meliputi konsumsi gula, tetapi juga berbagai hal. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta diabetes yang masih berada dalam masyarakat:

1. Orang kurus tidak mungkin menderita diabetes

Berat badan berlebih adalah salah faktor risiko dari diabetes sehingga mitos dan fakta diabetes ini mulai muncul.

Meskipun obesitas berpotensi untuk memicu diabetes, tetapi orang dengan berat badan yang normal maupun yang di atas normal juga bisa mengidap diabetes.

Bahkan, suatu penelitian mendapati bahwa penderita diabetes yang memiliki berat badan normal mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi daripada penderita diabetes dengan berat badan berlebih.

2. Diabetes disebabkan oleh gula

Konsumsi gula dianggap sebagai penyebab munculnya diabetes. Sebenarnya, konsumsi gula berlebih bisa mengarah ke kelebihan berat badan yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes.

Alasan mengapa konsumsi gula dituding sebagai penyebab diabetes adalah karena penderita diabetes memiliki kadar gula yang tinggi. Namun, sebenarnya kenaikan gula darah ini dipicu oleh kurangnya hormon insulin atau rusaknya kelenjar pankreas.

Selain itu, diabetes juga tidak hanya disebabkan faktor lingkungan, tetapi merupakan kombinasi dari faktor genetik dan lingkungan.

3. Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi gula

Serupa dengan mitos dan fakta diabetes sebelumnya, karena gula dituding sebagai penyebab diabetes, maka penderitanya tidak diperbolehkan sama sekali untuk mengonsumsi gula.

Sesungguhnya, penderita diabetes memang harus menerapkan pola makan yang bernutrisi dan sehat. Akan tetapi, itu tidak berarti penderita diabetes sama sekali tidak boleh mengonsumsi gula.

Penderita diabetes masih bisa mengonsumsi gula asal dengan takaran yang secukupnya atau sesuai dengan yang disarankan oleh dokter. Penderita diabetes sebaiknya lebih memperbanyak makanan yang berserat dalam menu makanannya.

Contohnya saja, penderita diabetes masih boleh mengonsumsi buah segar, yang dibekukan, ataupun dalam kalengan asal tidak memiliki gula tambahan. Namun, penderita diabetes sebaiknya menghindari konsumsi minuman yang mengandung gula.

4. Penderita diabetes tidak boleh berolahraga

Mitos dan fakta diabetes tidak hanya berkisar pada jenis makanan dan penyebab, tetapi juga berpusat pada kegiatan olahraga. Kenyataannya, penderita diabetes justru dianjurkan untuk berolahraga.

Olahraga dapat membantu untuk menurunkan kadar gula darah. Penderita bisa mengukur kadar gula darah 30 menit sebelum berolahraga dan setiap 30 menit saat berolahraga.

Namun, penderita diabetes perlu untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai jenis olahraga yang boleh dilakukan.

5. Penderita diabetes harus mengikuti diet khusus

Menderita diabetes tidak berarti harus menjalani diet ketat yang khusus. Pada dasarnya penderita diabetes juga mengonsumsi makanan yang sama dengan orang-orang lainnya.

Penderita diabetes perlu mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan sehat yang sesuai dengan standar pola makan sehat umumnya. Meskipun demikian, penderita diabetes perlu berdiskusi dengan dokter untuk menata menu makanan yang bergizi imbang.

6. Penderita diabetes tidak boleh melahirkan

Penderita diabetes yang mampu menjaga kadar gula darahnya tidak perlu khawatir dengan komplikasi-komplikasi yang akan melanda saat proses persalinan. Penderita diabetes juga bisa melahirkan secara normal. Tetap berada dalam pengawasan dokter selama kehamilan agar Anda dapat melahirkan dengan aman.

7. Penyakit diabetes adalah penyakit keturunan

Penyakit diabetes terkadang masih dianggap sebagai penyakit genetik atau penyakit yang diturunkan. Faktanya, penyakit diabetes bisa saja menyerang meskipun Anda tidak memiliki kerabat dengan penyakit diabetes.

Gaya hidup adalah salah satu faktor yang bermain dalam risiko terkena diabetes. Selain gaya hidup, masih terdapat banyak faktor lain yang juga turut berperan dalam kemunculan penyakit diabetes.

8. Penyakit diabetes memiliki gejala yang jelas

Penyakit diabetes bukanlah penyakit yang tidak menimbulkan gejala. Hanya saja tanda-tanda dari gejalanya seringkali terlewatkan karena tidak terlalu jelas, terutama gejala dari diabetes tipe 2.

Beberapa gejala dari diabetes yang dapat muncul adalah sering buang air kecil, penurunan berat badan, sering merasa haus, meningkatnya frekuensi meminum air, serta selalu merasa lelah dan lapar.

9. Penderita diabetes pasti harus menjalani amputasi

Mitos dan fakta diabetes ini didasari dari kerusakan saraf yang merupakan komplikasi dari diabetes. Namun, hal itu tidak selalu terjadi pada semua penderita diabetes. Teratur mengonsumsi obat dan menjaga kadar gula tetap terkontrol bisa mencegah kerusakan saraf akibat diabetes.

Penderita diabetes juga perlu waspada terhadap luka yang bisa terjadi pada kulit, khususnya pada bagian telapak kaki. Memeriksa kaki secara rutin juga dapat mencegah kemunculan kerusakan saraf yang parah dan berujung pada amputasi.

10. Semua penderita diabetes butuh insulin

Suntikan insulin selalu identik dengan penderita diabetes dan hal tersebut mungkin menjadi asal muasal dari mitos dan fakta diabetes ini. Suntikan insulin diperlukan untuk menjaga kadar gula dalam tubuh.

Namun, tidak semua penderita diabetes memerlukan hal tersebut. Beberapa penderita berhasil menjaga kadar gula darahnya dengan medikasi dan modifikasi gaya hidup.

Dengan memahami mitos dan fakta diabetes di atas, Anda tidak lagi salah paham tentang penyakit ini dan mulai menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari diabetes.










Berita ini telah tayang di sehatq.com, dengan judul: Gula Sebabkan Kencing Manis? Ketahui Mitos dan Fakta Diabetes

Komentar