Merasa Keberatan, Indra Bekti Akan Lapor ke KPI Terkait Pemberitaan Media

Indra Bekti merasa keberatan terkait pemberitaan penayangan rekaman yang beredar di media, Bekti berniat melaporkan ke KPI (foto:net)Indra Bekti merasa keberatan terkait pemberitaan penayangan rekaman yang beredar di media, Bekti berniat melaporkan ke KPI (foto:net)

TitikNOL - Berita heboh yang beredar mengenai tuduhan pelecehan seksual terhadap  rupanya sempat membuat sang istri, Aldila Jelita, menjadi korban bullying. Pasalnya, selain dukungan dari netter, para netter juga ada yang menghujat Aldila di akun media sosial miliknya. Tak heran jika ibu dua anak itu merasa tertekan dan menangis. 

"Dilla sempat di-bully, dimaki-maki dan disumpahin. Kami mempertimbangkan langkah hukum tuntutan kepada akun-akun itu. Karena kita harus melakukan pembelajaran," ujar Nanda Persada selaku kuasa hukum Bekti. "Berekspresi tapi sesuai etikad yang baik. Sebaiknya kita santun dalam bersosmed. Hak asasi menyatakan pendapat tidak boleh langgar hak orng lain." 

Menurut Nanda, pihak Bekti dan Aldila sebetulnya tidak ingin menanggapi hal tersebut. Namun pemberitaan yang terus menerus malah membuat kenyamanan keluarga Bekti terganggu. Hal inilah yang membuat Bekti merasa harus melapor ke pihak kepolisian. 

"Klien kami tadinya tidak merespon serius, tapi karena terus menerus pemberitaannya. Ada juga tayangan dan media online yang menayangkan rekaman. Itu bentuk asumsi negatif," kata Nanda. "Kami keberatan atas media yang menayangkan rekayasa itu. Kami berniat lapor ke KPI. Kembali lagi ke kode etik jurnalistik. Tuduhannya pelecehan. Dalam rekaman itu dimana unsur pelecehan? Kita harus berbicara fakta hukum." 

Di sisi lain, Gigih Arsanofa telah dilaporkan dengan pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 UU ITE. Mereka pun mempersilahkan pihak Gigih untuk melakukan upaya hukum jika kabar tersebut memang benar.

 

 

 

Sumber: www.wowkeren.com

Komentar