Kapolda Banten Tegaskan Tidak Ada Izin Keramaian Nataru

SERANG, TitikNOL - Dalam rangka pengamanan jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), Polda Banten menggelar rapat koordinasi (Rakor) eksternal operasi lilin secara virtual.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, Banten merupakan daerah yang memiliki banyak destinasi wisata. Pada perayaan Nataru tahun ini, lokasi wisata diprediksi akan dipadati wisatawan. Maka, seluruh personel yang bertugas di lapangan wajib mengutamakan dan menggalakan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita sampai saat ini masih dihadapkan pada musuh yang tidak terlihat. Jadi mohon di lapangan, arahkan betul anggota untuk memedomani Prokes di masa pandemi ini," katanya saat memberikan arahan, Senin (14/12/2020).

Menurutnya, pengamanan menghadapi Nataru saat ini, akan berbeda dengan sebelumnya. Mengingat, kondisi di wilayah Banten masih dilanda pandemi Covid-19. Sehingga, harus dilakukan pembatasan jelang pergantian tahun, dengan cara melakukan monitoring tempat pariwisata di masing-masing wilayahnya, agar tidak terjadi kerumunan masyarakat.

Lebih lanjut Kapolda menuturkan, negara sudah berupaya untuk menanggulangi pandemi Covid-19 dengan total anggaran hampir Rp750 triliun. Maka dari itu, jangan biarkan oknum-oknum yang belum menerapkan protokol kesehatan dibiarkan begitu saja.

"Oleh karena itu, dalam menanggulangi pandemi Covid-19 sangat perlu kerjasama yang baik dengan instansi terkait. Sehingga dapat meminimalisir penyebaran di wilayah hukum Polda Banten. Saya tekankan, tidak ada izin keramaian masyarakat yang mengundang kerumunan," tegasnya.

Kapolda menjelaskan, dalam pengamanan Nataru 2021, Polda Banten tidak dapat mengamankan sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik serta dukungan penuh dari TNI, maupun instansi terkait lainnya.

"Tujuannya agar pelaksanaan Operasi Lilin Kalimaya 2020 dapat berjalan dengan lancar dan aman, khususnya dalam hal pengamanan Gereja, agar dalam pelaksanaan Natal berjalan dengan hikmat," jelasnya. (Har/TN1)

Komentar