Kamis, 25 Juli 2024

113 ODP dan 18 PDP, Gubernur Siapkan 5 RS Rujukan Covid-19

Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Foto: TitikNOL)
Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pemerintah Provinsi Banten mencatat saat ini ada 113 orang Dalam Pemantauan (ODP), 18 Pasien Dalam Pengawas (PDP) dan 4 orang positif covid-19 atau corona. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Kejadian Luar Biasa corona (covid-19) di wilayah Provinsi Banten, Senin (16/3/2020).

Upaya yang dilakukan pemerintah provinsi sendiri saat ini mempersiapkan lima rumah sakit rujukan, yakni dua sudah siap menampung isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang dan Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegaea (RSDP) Serang.

Sementara, tiga rumah sakit lainnya yakni Rumah Sakit Cilegon, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dan Rumah Sakit Balaraja masih menunggu surat keputusan Gubernur Banten Wahidin Halim dan harus melakukan pengadaan barang agar masuk standar Kementerian Kesehatan.

"Kami sudah membahas langkah langkah dan pemantauan bersama Forkopinda. Dan jangan sampai virus ini terus berkembang. Maka itu, saya sudah perintahkan kepala daerah untuk segera diuruskan, ruang ruang isolasi itu sepanjang masuk standar kemenkes," kata Wahidin Halim.

Gubernur juga meminta kepada seluruh kepala daerah Kabupaten/Kota untuk menyiapkan ruang isolasi sementara yang ada untuk dioptimalkan.

"Tentu nanti pengadaan barang harus segera dilakukan untuk memenuhi standar ruang isolasi. Selain itu, seperti masker dan alat bantu lainnya juga," ungkapnya.

Saat disinggung soal lock down untuk Banten, Gubernur masih mempertimbangkannya. Pasalnya hal tersebut akan berdampak pada perekonomian di Banten.

"Kami upaya pencegahan, kalau soal itu nanti berpengaruh ke inflasi, perekonomian Banten," ungkapnya.

Untuk saat ini, Gubernur meminta kepada seluruh kepala darah agar terus melaporkan setiap kejadian ataupun temuan maupun upaya pencegahan yang dilakukan.

"Nanti untuk kami urus SK nya segera untuk rumah sakit rujukan sudah saya perintahkan sekda, karena ini menyangkut ruang isolasi," tukasnya. (Gat/TN1)

Komentar