Belah Bukit Bojong, Tol Serang - Panimbang Section Akhir Dialokasikan Rp900 M

Ilustrasi pembanguan jalan tol. (Dok: ipotnews)
Ilustrasi pembanguan jalan tol. (Dok: ipotnews)

SERANG, TitikNOL - Pembangunan jalan bebas hambatan Serang-Panimbang direncanakan akan membelah perbukitan di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina, saat ditemui Jumat (15/7/2016) menyebut bukit yang akan diratakan berada di sekitar wilayah Kecamatan Bojong hingga Panimbang.

"Itu rencananya di section akhir, Bojong-Panimbang. Memang di seksi keempat itu high cost untuk cat and fill (perataan lahan) bukit," kata Hudaya.

Baca juga: Banyak Tanah Negara di Jalur Tol Serang-Panimbang

Menurutnya, dari hasil pengamatan, kecuraman bukit tersebut tidak terlalu menjadi masalah untuk pembangunan jalan ini.

Sementara itu berdasarkan hasil kroscek lapangan, rata-rata harga lahan di lokasi yaitu Rp150 ribu. Alokasi yang disiapkan pemerintah pusat yaitu pada rentang Rp700 - Rp 900 miliar.

"Sekitar Rp700 sampai Rp900 miliar yang dialokasikan untuk pembebasan lahan dengan luas lahan 784 hektare, dengan estimasi rata-rata harga per meter tanahnya sebesar Rp150 ribu," katanya.

Angka ini belum final karena harga masih bisa berubah. "Angka ini belum fix, fluktuasi masih bisa terjadi, untuk antisipasi perubahan kebutuhan anggaran, akan dilakukan oleh pemerintah pusat dan BPN. Seperti waktu itu di Walantaka itu ada permintaan soal harga lahan," kata Hudaya.‎ (Kuk/dd)

Komentar