Gubernur Banten Terpilih Dilantik Pekan Depan

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Nata Irawan. (Dok: radarbanten)
Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Nata Irawan. (Dok: radarbanten)

SERANG, TitikNOL - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Nata Irawan, menitipkan percepatan pembangunan di Kabupaten Pandeglang dan Lebak kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih Wahidin Halim-Andika Hazrumy, yang akan segera dilantik Jumat (12/5/2017) pekan depan.

Menurut Nata, dua daerah tersebut masih ada kesenjangan pembangunan yang terasa, jika dibandingkan dengan kabupaten/kota yang lain. Terutama, masalah di sektor pendidikan dan kesehatan.

"Dua hal itu (pendidikan dan kesehatan), saya nitip ke gubernur terpilih tolong konsen di Pandeglang dan Lebak karena ada kesenjangan fiskal yang menyeluruh. Padahal, potensi dua daerah ini cukup tinggi, kalau tidak dimaksimal kan sayang," kata Nata saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Rabu (10/5/2017).

Nata menuturkan, Pemprov Banten juga sudah mempersiapkan prosesi serah terima jabatan (Sertijab) kepada pasangan WH-Andika, setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo akhir pekan ini di Istana Negara, Jakarta.

"Sertijab akan kami agendakan di Senin (15/5/2017) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Selepas itu saya pamit dan selamat bertugas untuk gubernur dan wakil gubernur yang baru," ungkap Nata.

Kendati begitu, Nata mengaku belum mengetahui secara pasti bahwa pelantikan WH-Andika akan tetap digelar akhir pekan ini.

Sebab sepengetahuannya, Keppres dari Presiden Jokowi terkait pelantikan WH-Andika hingga kini belum turun.

"Mendagri hanya mengusulkan ke Presiden, tapi Presiden bisa saja waktunya tidak ada dan kita belum tahu, bisa dibilang fix kalau undangannya sudah ada. Yang jelas Pak WH sama Pak Andika sudah diberi informasi," ucap Nata.

Sebelumnya, dari informasi yang dilansir, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan, pelantikan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, akan dilangsungkan Jumat (12/5/2017) besok.

Pelantikan WH-Andika akan berbarengan dengan empat daerah lainnya yaitu Provinsi Gorontalo, Sulawesi Barat, Bangka Belitung, Papua Barat, serta Wakil Gubernur Riau yang mengalami kekosongan jabatan. (Gat/rif)

Komentar