LEBAK, TitikNOL - Pembangunan pasar Sawarna yang berlokasi di Pantai Sawarna, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun 2018 sebesar Rp2.595.493.000 disoal.
Pasalnya, proyek pembangunan 30 kios yang dikerjakan oleh kontraktor CV. Sinar Bintang Express itu, dibangun menggunakan material pasir yang digali dan diambil di lokasi sekitaran pembangunan pasar. Sehingga menimbulkan banyak lubang-lubang besar dan jauh dari aspek kenyamanan.
Hasan Sadeli warga setempat mengatakan, pembangunan pasar atau penataan warung-warung wisata pantai Sawarna dibangun oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Lebak.
Menurutnya, dalam pembangunan pasar (penataan kios-kios wisata) itu menimbulkan masalah baru, karena pembangunan pasar menggunakan material asal-asalan seperti menggunakan material pasir yang diambil dan digali di sekitaran lingkungan pasar yang dibangun.
Hal itu lanjut Hasan, meyebabkan rusaknya areal lingkungan pasar karena banyak lubang-lubang bekas galian pasir.
"Pasar ini dibangun oleh Disperindag Lebak dimaksudkan untuk menata warung-warung atau kios pedagang yang berada dipinggiran pantai, mereka akan di relokasi ke pasar yang dibangun itu. Tapi dalam pembangunan dan pembagiannya menimbulkan masalah, contohnya dalam pengerjaan pembangunan pasar itu menggunakan pasir di lingkungan pasar yang dibangun. Akibatnya, banyak - lubang bekas galian pasir dan merusak lingkungan pasar," ujar Hasan kepada TitikNOL, Kemarin.
Terpisah, Maskar Pj Kepala Desa Sawarna saat dihubungi TitikNOL, mengaku belum mengetahui soal banyaknya lubang bekas galian material pasir di lingkungan pembangunan pasar Sawarna yang pasirnya digunakan oleh pihak kontraktor pelaksana pembangunan pasar tersebut.
"Kondisi persisnya saya belum tahu, besok saya akan cek ke lokasi. Kalau benar saya akan tegur kontraktornya," ujar Maskar.
Hingga berita ini diturunkan, TitikNOL belum mendapatkan konfirmasi dari pihak kontraktor pelaksana pembangunan pasar Sawarna yakni CV. Sina Bintang Ekspres. (Gun/TN2)