Hindari Kecelakaan di Lintasan KA, Pemkot Serang akan Bangun Fly Over

Wali Kota Serang Syafrudin saat tinjau perlintasan Kereta Api (KA) di jalur frontage Kaligandu-Unyur. (Foto: TitikNOL)Wali Kota Serang Syafrudin saat tinjau perlintasan Kereta Api (KA) di jalur frontage Kaligandu-Unyur. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, merencanakan akan membangun jalur fly over di atas perlintasan Kereta Api (KA) di jalur frontage Kaligandu-Unyur.

Pembangunan yang mangkrak ini akan terealisasi pada tahun 2021. Sebab, perencanaan yang sudah dilakukan sejak 2018 tersebut masih terganjal beberapa persyaratan dari Direktorat Jendral (Dirjen) Perkeretaapian.

Saat ditemui TitikNOL di jalur frontage Kaligandu-Unyur, Rabu, (9/10/2019), Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, progres perencanaan jembatan layang akan dilaksanakan, setelah adanya izin dari Dirjen Perkeretaapian.

Rencananya, jalur lalu lintas (Lalin) ini akan menghabiskan anggaran sebanyak Rp20 miliar hingga Rp30 miliar.

"Kami nanti akan cari yang paling efisien sekitar diangkat Rp20 miliar sampai Rp30 miliar. Kami akan buat playover," katanya.

Ia mengaku, dalam waktu dekat ini akan menyelesaikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi kepada Dirjen Perkeretaapian. Menurutnya, pembangunan fly over harus terealisasi untuk menghindari bahaya Lalin di jalur kereta api.

"Kami siap dalam waktu dua tahun ini sebagai persyaratan membuat fly over. Kami progres setelah diizinkan untuk memakai simpang di bidang atau prontage ini kami akan membuat perencanaan dan pada 2021 kami sudah membuat playover," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kasubdit Rekayasa dan Keselematan pada Dirjen perkeretaapian Prayudi mengatakan, pihaknya memberikan keleluasaan kepada Pemkot Serang untuk merencanakan pembuat fly over selama dua tahun.

"Berita acara akan diizinkan asal ada perencanaan dan komitmen bahwa pemerintah akan membuat perlintasan di Simpang sebidang," terangnya.

Menurutnya, dari jalur prontage Kaligandu-Unyur ini, ada dua jalur perlintasan kereta api yang dijadikan simpang sebidang.

Maka pihaknya akan menutup sementara sampai Pemkot Serang menyelesaikan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.

"Ada dua perlintasannya. Tapi yang liar, kami akan tutup dulu sementara. Kami akan tata dulu, sehingga yang kami pakai itu perlintasan yang akan kami buka sementara," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pengendara, Aminah, menyambut baik terkait adanya rencana pembangunan fly over. Pasalnya, dirinya khawatir tentang keselamatan pengendara yang sewaktu-waktu dapat meregang nyawa. Karena hingga kini, di dua jalur kereta api simpang bidang tersebut tidak memiliki palang pintu kereta.

"Saya tiap hari lewat sini nganter jemput anak sekolah. Jalan sini lebih deket. Kalau ada kereta kadang suka kaget sih, paling berhenti dari jauh. Enaknya sih jalannya di benerin ya biar nggak ngelewatin jalur kereta gitu," katanya singkat. (Son/TN1)

Komentar