Kuatkan Kecintaan Terhadap Pariwisata, Pemprov Banten Gandeng Anggota Pramuka

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Opar Sohari. (Dok:net)Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Opar Sohari. (Dok:net)

SERANG, TitikNOL – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) provinsi Banten, akan menggelar kegiatan gelar pramuka Saka Wisata di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, pada tanggal 17-19 November 2016.

Kegiatan yang bertema “Melalui Kemah Saka Pariwisata, Kita Wujudkan Kepramukaan Sebagai Sarana untuk Membangun Insan Patriotisme” ini, akan diikuti oleh sekitar 800 anggota pramuka dari tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Banten.

Dikatakan Kepala Disbudpar Banten Opar Sochari, pelaksanaan Kemah Saka Wisata sesuai dengan keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 078 tahun 2014, tentang petunjuk penyelenggaraan satuan karya pramuka pariwisata.

Dalam pelaksanaannya, peserta yang ikut dalam Kemah Saka Wisata ini lanjut Opar, nantinya akan dibekali pemahaman tentang pengetahuan dan keterampilan praktis dan khusus di bidang kepariwisataan.

“Gerakan Pramuka menjadi salah satu pilihan utama dalam membantu pengembangan pariwisata di Provinsi Banten. Generasi muda yang ikut dalam kegiatan ini diharapkan bisa menjadi agen dalam menyampaikan potensi pariwisata yang ada di Provinsi Banten,” ujar Opar belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Destinasi Wisata Disbudpar Banten Ahmad Budiman mengatakan, peserta yang ikut dalam kegiatan Kemah Saka Wisata ini berasal dari anggota Pramuka Kwarda Banten, yang berasal dari tingkatan SMP dan SMU se-Banten.

Budi meyakini, anggota pramuka yang merupakan generasi penerus bangsa, sangat berpotensi untuk membantu pemerintah dalam pengembangan sektor kepariwisataan di Provinsi Banten. Menurut Budi, tinggal sejauh mana pemahaman tentang kepariwisataan yang dibekali kepada para peserta yang akan ikut dalam kegiatan itu.

Saat ditanya kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam kegiatan itu, Budi menjelaskan, banyak materi yang nantinya akan dibekali kepada para peserta. Di antaranya adalah adanya akan dilaksanakannya kerjasama dengan Taman Nasional Ujung Kulon, dalam rangka membuka akses kegiatan pariwisata.

Kemudian, para peserta juga akan diajak secara langsung melakukan penataan di kawasan wisata Curug Rahong, penataan Desa wisata Cimanggu, pelatihan tentang pemanduan pariwisata dan aksi gelar sadar wisata.

“Para peserta juga akan dikembangkan minat dan bakat serta keterampilan yang dimiliki dalam pengembangan kuliner khas Banten. Saya yakin, kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi para peserta dan kemajuan kepariwisataan di Provinsi Banten,” ujar Budi.

Budi pun berharap, kegiatan Kemah Saka Pariwisata akan berjalan lancar tanpa ada kendala. Dirinya juga meminta dukungan kepada semua pihak, untuk mensukseskan berjalannya acara tersebut. (Red)

Komentar